Image Slider

[APP REVIEW] Menggabungkan Foto dan Video dengan Flipagram

on
Monday, June 29, 2015


Kenapa yah makin sini makin mati gaya mau nulis apa di Monday Techno. Ayo dong beri aku ide. >.<

Kali ini mau review singkat apps favorit aja untuk edit foto dan video namanya FLIPAGRAM. Buat apa gitu foto dan video harus diedit segala? BUAT INSTAGRAMLAAAHHH. XD


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

LIFE SERIES: Nannynya Bebe

on
Sunday, June 28, 2015

Kemarin pas Bebe ulang tahun, nanny-nanny daycare pada ribut minta traktir. Saya bilang nanti saya bawakan pizza aja ke daycare. Eh mereka nolak. Pengen makan di restorannya katanya.

Berdiskusi dengan supervisor daycare, akhirnya diputuskanlah untuk makan di P*zza Hut. Pertimbangannya karena ya murah dan deket dari daycare. Terus ternyata makan di restoran juga jadi experience sendiri buat mereka.



LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Merasa Cukup

on
Friday, June 26, 2015


Sering kan yah lihat orang lain mengeluh di social media? Tenang ajah saya juga masih suka ngeluh kok. LOL Terutama kalau harga listrik naik. IYAAHHH JADI BERASA MAHAL. Padahal bukan JADI MAHAL loh, tapi dulu kemurahan. Karena terbiasa murah dan di-manis-manja, begitu harganya dibikin normal ya kaget kan.

OKE SKIP.

Tapi poinnya adalah, pantaskah kita untuk mengeluh?


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Support System

on
Wednesday, June 24, 2015
lettering by me. :)

Menjadi ibu-ibu dengan segala problematikanya membuat saya menyadari satu hal: pentingnya support system. Sukses ASI, sukses MPASI ideal no gula garam, sukses melahirkan normal, bisa main sama teman tanpa bawa anak, bisa berkomunitas, semua bisa berjalan karena support system yang bagus.

Kalau lagi di acara gathering blogger yang isinya emak-emak semua, saya selalu mikir, betapa hebat suami-suami para blogger ini! Mau nganter, mau nunggu sambil jagain anak entah di sebuah mall mana yang terdekat dengan venue, plus mau jemput lagi setelahnya. Terharu nggak siihhhh. :')))

Betapa sebuah support system yang baik bisa membuat seseorang, terutama perempuan, melakukan banyak hal luar biasa.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Cara Membaca Google Analytic via Aplikasi

on
Monday, June 22, 2015

MAAF MONDAY TECHNO-NYA TELAAAATTT. Akunya ribet ribet ribet deh. *alasaannnn*

Jadi tadi pagi cuma sempet share yang tentang jadi blogger di era broadband. Salah satu poinnya adalah mengerti Google Analytic.

Naahhh, saya juga sebenernya masih pusing sama Google Analytic ini. Maklum kalau dikasih angka bawaannya pengen matiin laptop ajah. Tapi ternyata ada cara gampang untuk baca Google Analytic untuk pemula.




LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Semangat Blogging dengan Andromax 4G

on
Saturday, June 20, 2015
[SPONSORED POST]

Sebagai blogger yang dituntut untuk rajin posting *dituntut oleh siapa coba* koneksi internet tentulah yang utama. Tapi apalah daya tinggal di negara dunia ketiga, koneksi internet cepat masih berupa barang mewah. Nggak sekali dua kali saya mengeluh pada JG: kapan ya kita bisa internetan tanpa mikirin kuota? Tanpa mikirin sinyal ada apa nggak?

*nangis berderai air mata*

Nah, di tengah kegalauan itu, muncul undangan dari Smartfren Indonesia. Mengundang blogger untuk gathering dan membahas bagaimana eksistensi blogger di dunia maya di era broadband ini.

Acaranya digelar di Tartine FX, Sudirman, Jakarta. Hadir sebagai pembicara adalah founder idblognetwok Kukuh T Wicaksono (@kukuhtw) dan Marcomm Social Media dan Digital Smartfren Indonesia Seno Pramuadji (@seno_pramuadji).

Blogger di Era Broadband
mas kukuh, founder idblognetwork



LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Nasib Manusia

on
Friday, June 19, 2015



Saya orangnya emang nggak boleh kebanyakan bengong. Nanti jadi kebanyakan mikir. Kebanyakan khawatir. Kebanyakan pertanyaan. Heboh deh, harus minta jawaban sama siapa?

Saya selalu senang mengobrol dengan orang baru, apalagi orang asing. Supir taksi, supir Go-Jek, abang tukang jualan, orang di antrian depan, orang di antrian belakang. Siapapun. Selalu ada hal baru, selalu ada hal-hal yang tidak terduga. Nasib orang memang beda-beda.

Orang pertama sejak lahir tidak pernah susah. Laki-laki 50 tahun ini sejak bayi sudah jadi sosialita. Hidup mewah, kuliah di Amerika, pulang ke Indonesia diwarisi puluhan restoran. Jadi CEO di sana-sini tanpa pernah tahu rasanya jadi karyawan biasa dengan gaji 3juta. Uang sebanyak itu hanya seharga setengah atau bahkan seperempat pasang sepatunya. Sepatu yang ia koleksi sebanyak satu ruangan 3x3 meter persegi. Semua hanya bermodal nama belakang saja. Sungguh modal yang sulit dimiliki. Pantas artis cantik itu mengubah namanya menjadi ikut nama belakang suami. Padahal nama belakang suaminya berlumur lumpur.

Orang kedua nama belakangnya bukan siapa-siapa. Nama keluarga mereka hanya dikenal di RT rumahnya. Paling banter di RW karena ibunya rajin pengajian dan kondangan. Di usianya yang ke-48, perempuan yang selalu berhak tinggi ini sukses jadi CEO juga. Harga sepatunya sama seperti orang pertama. Tidak ada yang sadar, puluhan tahun dia putar otak banting tulang menjaga perasaan demi jadi CEO. Posisi yang sama dengan orang pertama. Sama posisi, beda proses. Jauh berbeda.

Orang ketiga lebih bukan siapa-siapa. Sehari-hari ia tukang ojek. Ia harus menghidupi anaknya yang akan masuk SMA sebagai single parent. Berjuang menembus panas dan debu ibukota dari rumah sempitnya di Depok. Dimaki penumpang karena tak hapal jalan sudah biasa. Bermodal motor bebek yang cicilannya masih setia hingga 2 tahun lagi. Pulang ke rumah jam 10 malam. Ia masih harus membersihkan rumah, mencuci baju. Tak lupa memasak nasi untuk sarapan esok hari. Iya, orang ketiga ini perempuan.

Orang keempat karyawati sebuah televisi swasta. Masuk kantor jam 12 siang, ia bisa pulang jam 4 ... pagi esok harinya. Kamar kostnya sempit dan pengap tanpa AC. Seukuran lemari sepatu orang pertama. Gajinya juga setengah atau bahkan seperempat harga sepatu orang pertama. Meski jarang pulang kampung bertemu orang tua, ia bekerja sesuai passion yang jadi cita-citanya sejak dulu. Ia pelanggan setia orang ketiga.

Orang kelima selalu berpakaian rapi, ia sales manager di perusahaan milik keluarga orang pertama. Kemeja favoritnya adalah keluaran brand Jepang yang super kering. Bikin kering gajinya mungkin. Sepatunya selalu sneakers berwarna-warni limited edition. Satu model pasti ia beli beberapa warna. Sarapan pagi di coffee shop, makan siang di resto, makan malam di cafe. Weekend getaway ke Bali atau Singapura. Tiga bulan sekali ke Jepang. Enam bulan sekali ke Eropa. Berbelanja.

Orang keenam tak akan dilirik orang pertama, kedua, dan kelima. Keluarganya hidup dari sebuah lapak sayuran ilegal di trotoar jalan. Trotoar di mana mereka berbagi tempat dengan sesama pedagang sayuran. Mencuri listrik, kucing-kucingan dengan satpol PP, entah melanggar berapa aturan hukum. Berdua dengan istrinya ia melayani pelanggan dari lepas magrib hingga subuh. Anak balitanya ia bawa, berbekal makan mie instan goreng. Dari lapak ilegal itu ia sudah bisa membeli sebuah mobil Avanza modal pulang kampung ke Jawa.

Orang ketujuh seorang istri solehah, pembantu rumah tangga di rumah orang kedua, pelanggan setia orang keenam. Rajin mengaji. Jilbabnya syar'i. Gaji yang ia terima lebih dari cukup karena majikannya terlampau baik budi. Ia bekerja rajin tanpa cela. Sering dibawa bepergian sampai luar kota. Ia juga yang bertanggung jawab pada anak majikannya yang kini jadi pandai ilmu agama. Jadi pandai mengaji juga. Ia menganggap anak majikannya seperti anaknya sendiri. Yang ia tidak punya.

Orang kedelapan pegawai rendahan di departemen agama. Gajinya hanya cukup untuk makan sehari-hari. Kadang terpaksa meminjam ke koperasi. Dua puluh kilometer setiap hari ia tempuh dengan motornya yang selalu bersih mengilap. Tak lupa jaket kulit butut yang sudah menemaninya selama 15 tahun terakhir. Ia dikenal sebagai pekerja keras. Di usianya yang hampir 50 tahun, ia masih harus menghidupi anak bungsunya yang baru akan masuk TK.

Orang kesembilan ini laki-laki, karyawan biasa yang bekerja jam 8 hingga jam 5. Merantau di Jakarta, tahun ini adalah tahun kedelapannya. Kerja berjam-jam menembus macet Jakarta, gajinya tiap bulan selalu habis seketika untuk mencicil rumah, mencicil mobil, membayar kontrakan, membayar segala kebutuhan anak istrinya. Satu motor tua dan satu mobil yang lebih tua menemani hari-harinya mengantar anak dan istrinya. Ia juga pelanggan setia orang keenam.

Orang kesepuluh perempuan. Bekerja dengan gaji lumayan jauh dari UMR Jakarta. Jumlah yang persis sama ia dapatkan juga dari suaminya. Meski begitu ia harus tetap bekerja karena gaji suaminya pasti habis dalam satu hari untuk membayar ini itu. Hidupnya enak, seminggu sekali atau dua, pergi ke mall seperti layaknya kaum urban Jakarta. Melepas stres katanya. Suaminya pasti setuju. Mall memang jalan keluar dari stres yang paling mudah. Makan di resto Jepang favorit atau sekadar cuci mata membeli sepatu atau tas. Senang barang branded yang diskon. Tipikal kelas menengah ngehe. Ngehe sekali.

Orang pertama gay. Orang kedua ditinggal mati suaminya saat hamil anak pertama, sekarang berjuang dengan kanker. Orang ketiga, keempat, dan keenam bahagia. Orang kelima terlilit hutang kartu kredit dan tak akur dengan orangtua yang memaksanya cepat menikah.

Orang ketujuh suaminya menikah lagi karena ia tak bisa memberi keturunan. Orang kedelapan istrinya lima. Istri pertamanya adalah orang ketujuh.

Orang kesembilan JG, orang kesepuluh saya. Kami bahagia. :)

Hidup kami mungkin tidak sempurna. Masih senang berbelanja barang branded meskipun diskon. Meski kadang iri kapan bisa membeli tas semahal tas orang kedua, kapan bisa punya sepatu sebanyak orang pertama. Tapi perasaan itu selalu terbayar jika teringat kesepuluh cerita itu punya sisi negatif sebagai pengingat syukur, dan sisi positif sebagai penyemangat hidup.

Kami bahagia. Ada alhamdulillah?

:)

*kecuali cerita sembilan dan sepuluh, sebagian cerita fiktif sebagian lagi nyata, dengan efek dramatis tentunya*

-ast-


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Traveling with Babies for Dummies

on
Wednesday, June 17, 2015

Di zaman semua orang bercita-cita jadi traveler ini, saya dan JG bukan orang yang sering traveling. Yes sih traveling Jakarta-Bandung-Jakarta tapi itu juga pulang ke rumah kan. Nggak perlu khawatir ketinggalan sesuatu karena di rumah Bandung segala sesuatunya lebih lengkap malah daripada di rumah Jakarta lol.

Dulu waktu masih muda dan berbahaya, saya dan JG cuma ke Singapura beberapa kali nonton konser dan sekali ke Saigon, Vietnam. Sisanya main ajah di Jakarta dan di Bandung. Jadi pengalaman traveling minim banget.



LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Review Baju Menyusui: NyoNya Nursing Wear

on
Tuesday, June 16, 2015
[SPONSORED POST]



Flashback ke setahun yang lalu. Bebe baru lahir. Saya galau karena mau lebaran. Karena bingung nggak punya baju bukaan depan. Sayanya sih mau-mau aja pakai baju biasa terus diangkat (bodo amat perut ke mana-mana lol, dulu belum jilbaban). TAPI KAN LEBARAAANNN. Pasti banyak orang.

Browsing deh baju menyusui eh ketemu NyoNya Nursing Wear. Liat-liat Instagram-nya, langsung deh kalap lol. Beli dua akhirnya. Satu dress panjang satu lagi atasan.

Karena nggak punya pengalaman dengan baju menyusui, pertimbangannya dulu cuma satu, karena NyoNya ini lokasinya di Bandung jadi ongkirnya murah. XD


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

[REVIEW] Aplikasi menggambar di HP gratis: Adobe Draw

on
Monday, June 15, 2015
contoh brush lettering

Jadi sebagai bagian optimasi Instagram, saya akhirnya menentukan niche. Tapi nichenya dua soalnya galau HAHAHAHAHA. Yang jelas, mulai sekarang Instagram saya isinya lettering (seperti gambar di atas) dan gambar binatang peliharaan (terutama anjing) di dalam lingkaran merah dan ditulis namanya. NICHE BANGET KAN YAH IH KEREN DEHHH! *ditoyor*

Untuk yang lettering, itu saya tulis tangan. Hehehe. Soalnya karena sering di-upload ke Facebook, banyak yang nanya, appsnya apa? Itu tulis tangan, nulis pake brush pen. Butuh satu brush pen yang rusak dalam seminggu sampai saya lancar nulis. SOALNYA SUSAAAHHH. Brush pen itu ujungnya letoy kaya eyeliner brush. Persis banget eyeliner brush.

SKIP.



LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Cerita 5 Hari Jadi "Freelancer"

on
Friday, June 12, 2015
lettering untuk instagram @emak2blogger pagi ini :)

Jadi gini ...

*kalau udah begini pasti ujung-ujungnya curhat lol*

Alhamdulillah di kantor saya akan punya posisi baru. Bekerja ke induk perusahaannya, bukan lagi ke anak perusahaannya. Dengan demikian saya harus menghabiskan cuti dari posisi yang ini. Nanti di posisi baru, cutinya 0 lagi.

Ada berapa cuti saya setelah bekerja hampir 3 tahun? TUJUH BELAS. Banyak banget yah! XD

Saya memang hampir nggak pernah ambil cuti kecuali cuti melahirkan yang tidak memotong cuti tahunan. Karena kantor saya menerapkan sistem remote office jadi bisa kerja dari mana aja, terus ngapain cuti? Ke Bandung ya kerja aja dari rumah, ada urusan apa gitu macam bikin paspor Bebe, ya kerja aja sambil bikin paspor, endebrei endebrei.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Ayo Jadi Ibu yang Bahagia!

on
Thursday, June 11, 2015
[SPONSORED POST]



Sebagai ibu-ibu yang ketemu anaknya pagi dan malem doang, saya selalu berusaha happy di depan Bebe. Secapek apapun, sepucing apapun pala abis meeting seharian, begitu ketemu Bebe, moodnya harus bahagia.

Karena berdasarkan pengalaman, kalau saya happy, Bebe juga happy dan cenderung koperatif. Kalau saya nggak happy dan marah-marah kaya waktu baby blues dulu, Bebe juga cenderung berantakan moodnya.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Mempertanyakan Segalanya

on
Wednesday, June 10, 2015

Diawali dengan keresahan *duile resah sis?* melihat ibu-ibu lain mengurus anaknya. Mau judge mereka sebagai "ignorant" juga nggak mungkin. Karena selalu ada kalimat "ibu tau yang terbaik untuk anaknya" sebagai perlindungan dan pembenaran untuk "BEBAS DONG, ANAK JUGA ANAK GUE".

Ya kan. Tenang aja. Saya juga gitu kok. Berlindung di balik kalimat itu. Forever.



LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Google Drive

on
Monday, June 8, 2015


Dear all,

*halah kaya kirim email*

Adakah yang sering foto buat blog itu dari HP kaya akuhhhh? Nah terus dari hp pindahin ke laptop/PC nya gimana caranya? Colok kabel terus copy paste? Atau via email?

Aku biasanya via email. *ribet* Jadi foto pake hp terus kirim email ke diri sendiri, terus buka deh di laptop.



LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Bebe 12 Bulan! #365xylodays

on
Saturday, June 6, 2015

Jika Bebe sudah berumur setahun, berapakah umur appa dan ibunya? *mendadak merasa tua*

WUHUUUUUU! SETAHUN BERLALU SETELAH MULES-MULES KONTRAKSI DENGAN INDUKSI ITUUHHH! *throw confetti*


Bulan ini, milestone Bebe banyak sekaliihhhhh. Ini masih ada yang baca nggak sih kalau nulis soal Bebe gini secara isinya cuma catatan dari emaknya biar nggak lupa. -_____-


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Ini Bukti Keluarga Seru Saya, Mana Keluargamu?

on
Friday, June 5, 2015
[SPONSORED POST]



*judulnya ngajak berantem lol*

Sori deh tapi "seru" sih udah jadi nama tengah saya dan JG. XD *kemudian digampar karena kepedean lol*

Well, yang jelas yaaa hidup saya dan JG memang untuk seru-seruan sih. Hahahaha. Apalagi waktu belum nikah, nggak jarang kami spontan melakukan sesuatu. Melakukan sesuatu secara spontan itu banyak tantangannya loh!


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Belanja Kerudung Zoya Yuk di Lazada!

[SPONSORED POST]



Jadi akhir minggu lalu saya pulang ke Bandung. Seninnya cuti, total 5 hari di Bandung. Biasanya kalau ke Bandung gitu saya selalu bawa kerudung instan. Soalnya perjalanan panjang (3 jam doang sih) di mobil kan ribet ya kalau pakai kerudung, eh tapi suka tiba-tiba pengen pipis. Harus pake kerudung dong secara pipis di rest area.

DAN KEMARIN LUPA BAWAAAAAA. T______T


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Berpikir Positif


Kaya udah pernah deh nulis ini. Tapi lupa. :|

Akrab dong sama si gelas yang setengah isi setengah kosong? Nggak masuk euy ke otak saya mah. Hehehe.

Soalnya kalau di kantor saya prefer liat gelas yang setengah kosong. Artinya harus diabisin untuk kemudian isi lagi dan minum lagi. Harus minum yang banyak selama di kantor soalnya kena ac terus kan dingin, bikin kulit kering kalau kurang minum. -______- *ga nyambung yah*


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

A Little Catch Up: Menuju #365xylodays

on
Wednesday, June 3, 2015

HAAAHHH, akhirnya kembali ke kantor lagi setelah libur panjang weekend kemarin. Entahlah sudah 2 minggu ini melupakan terus hari Rabu jadinya posting Rabu Ibu nya kelewat terus. #FAIL

Tapi ya sudahlah kan udah lama nggak posting curhat juga kan ya *BUKANNYA CURHAT TERUS NENG?*.

Jadiiii si Bebe mau ulang tahun tanggal 6 Juni besok. 3 days to go. Sebagai anak pertama dan cucu pertama, siapakah yang rempongs? Tentu saya, JG, dan nininya alias ibu saya.

Masalahnya kami bertiga punya concern yang berbeda-beda. Saya agak males bikin pesta ulang tahun. Karena apa? Karena daripada bikin pesta tapi biasa ajah, mending nggak usah sama sekali. JG maunya bikin sesuatu di daycare. Dan ibu saya pengen rayain sama tetangga-tetangga .... di Bandung. XD

Saya maunya pesta full theme ala-ala emak pinterest gitu. Tapi bikin pesta kaya gitu setelah dihitung-hitung keluar kali deh sampai 5 juta. Secara sini maunya semua custom-made dan nggak mau segala hampers jadi sampah doang. Hampers makanan nggak mau ciki-cikian atau jajanan yang nggak enak. Lah iya dong kalau saya sendiri males makannya ya masa dibagi-bagiin ke orang lain. Ribet yes? Mahal yes? Yes dong. Jadi nggak usah deh. XD

Jadi ceritanya mau lempeng ajalah anggap tak ada apa-apa. JG pun setuju. Tapi sebulan yang lalu dia bilang: "masa sih nggak ada apa-apa sama sekali? Ngasih apa kek ke mbak daycare." IYA JUGA YAAA.

Lagian tiap ada anak ultah, pasti dirayain di daycare dengan segala keseruannya. Dengan segala cupcake lucu dan hampers yang juga lucu dan balon-balon yang ujung-ujungnya jadi rebutan. Kasihan si Bebe masa ulang tahun nggak ada apa-apa. Social pressure jadi bayi. *BOHONG padahal social pressure emaknya lol*

Jadi ya udalah sebulan yang lalu akhirnya memutuskan, bikin pouch custom-made deh buat dibagiin ke temen-temen daycare dan mbaknya. Kemudian kepikiran, eh bikin cookies deh buat dikasih sekalian sama si pouch. Hitung hitung hitung.

Eh kok lucu juga yah bikin pouch, bikin banyakan deh biar keluarga besar kebagian juga. Catet semua nama. Bikin deh 50 biar aman.

Terus cookies bikin putri salju almond aja deh ya biar enak nyemilnya. Ditaro di mana yaaaa. Eh toples kecil lucu kali yaaaa. Beli deh 20.

Terus ibu saya masih keukeuh pengen syukuran sama tetangga-tetangga, ya udah beli deh jajanan beberapa macem, bikin 20 bungkus.

LAH KOK JADI BANYAK YAH. Katanya mau lempeng. -_______-

Nanggung deh udah begini mah, bikin social media activation ajalah ya sekalian (lumayan nambah followers emaknya dan Bebe di Instagram). Hiaaaaa dari nggak pengen bikin apa-apa ujung-ujungnya ribet.

Nggak seribet itu siihhhh. Yang bikin kue juga ibu saya. Saya kebagian masukin ke toples doang. Nggak bikin pesta juga. Cukuplah pelukan sama Bebe seharian (soalnya hari Sabtu). XD

Jadi rencananya ke daycare mau ngasih pouch dan setoples putri salju. Yang terbungkus kain tile cantikkkk deh. Pinterest worthy bingits. Buat keluarga, dikasih pouch ajah. Dan yang terakhir mau bikin giveaway di Instagram. Hadiahnya masih mikir. LOL Mentok beli voucher Carrefour aja deh palingan yah. Pada ikutan yah pokoknya! *ngeri takut sepi lol*

Jadiiii hashtagnya #365xylodays. Sekarang isinya masih count down aja sih belum ada apa-apa. Nanti pas di tanggal 6 Juni baru deehh diumumin.

Baru berasa deh, anak ultah yang rempongs sekeluarga besar. Akinya (ayah saya) heboh mikirin hadiah apa. Anaknya mah lempeng aja mainan galon akua kosong dan jilat-jilat jendela kaca. -______-

Jadi inget waktu saya ulang tahun pertama. Saya pake dress biru princessy gitu, dengan rambut setengah botak, persis rambut Bebe sekarang. Dan tiup lilin dengan setumpuk kado. Disaksikan keluarga besar dan tetangga. DAAANNNN, I REMEMBER NOTHING. Tahu semua itu dari foto. -_____- Maklum saya juga anak pertama dan cucu pertama. Kebayang deh dulu ibu saya nyiapin semuanya. Kata ibu: "zaman dulu juga kamu selalu aku bikin yang kekinian pada zaman itu tau mbak!" ((( KEKINIAN ))) Ke-dulu-an keles. XD

Ada yang punya cerita rempongs juga nyiapin ultah pertama?




-ast-


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

[PHOTOSHOP TUTORIAL] Cara Membuat Header Pelangi

on
Monday, June 1, 2015

Holaaa. Kembali di Monday Techno! Tutorial Photoshop lagi yukkk biar cepet lancar! Kali ini tutorial membuat header seperti yang sama bikin di atas. Lucu yaaaa. *self praised* *ditabok*

Caranya gampang banget. Ini saya tulis dulu step by stepnya. Kalau bingung, nanti di bawah lihat videonya. Cus!


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!