Image Slider

Tentang Lipstik vs Motor

on
Friday, July 31, 2015

NULIS APA YAAAA. BUEHEHEHEHEHEHE. Beginilah kalau posting dijadwal, begitu masuk jadwal eh bingung harus nulis apa. Nggak nulis? Nggaklaahhh, kalau nggak nulis terus pada kangen saya siapa mau nanggung? XD

Ya sutralah bahas yang lagi trendi aja yah soal lipstik gimana?


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Sabar

on
Wednesday, July 29, 2015

Jadi seperti yang mungkin sudah kalian tahu .... Bebe bukanlah anak yang kalem. Kalau kata ibu saya, bukan kaya saya yang waktu kecil kalau di mobil duduk manis melihat pemandangan.

Si Bebe kalau di mobil sama saya, apalagi kalau perjalanan jauh kaya ke Bandung, boro-boro di carseat. Dia kabur naik kursi turun kursi, nungging dari kursi, obok-obok tempat sampah, duduk di bawah, tengkurep di bawah, endebrei endebrei. Lebih capek jagain Bebe daripada nyetir mah. Makanya kalau ke Bandung sebisa mungkin di atas jam 9 malem. Biar dia langsung tidur. *lap keringet*

(Tentang Bebe tidak kalem tergambar jelas di posting ini)

Saya dan JG sebenernya seneng banget sih dia aktif. Dia eksplorasi semuanya dan jarang dilarang kecuali kalau bahaya. Tapi namanya manusia kan kadang sabarnya abis juga. Kadang capek banget sampai berdua keringetan ngejar-ngejar Bebe dan dia masih punya banyak energi untuk jalan-jalan tak tentu arah. T______T

Kadang saya jadi suka mempertanyakan sama diri sendiri, kenapa sih saya nggak dikasih anak yang kalem? Ibu saya sampai pusing sendiri. Ibu saya anaknya tiga, perempuan semua dan kalem semua. Katanya waktu kecil, kami kalau malem tinggal tiduran semua dan dibacain buku cerita. Si Bebe sampai malem masih keringetan mengeksplorasi rumah yang padahal sudah dia eksplorasi kemarin dan kemarinnya. T______T

Nah terus kalau Bebe udah nangis nggak jelas inconsolable, saya biasanya udah lempeng aja. Duduk peluk Bebe. Dia nangis saya ngapain kek main henpon atau ngobrol sama JG. Atau taro dia di kasur biar empuk dan nggak bahaya, biarin dia nangis guling-guling sampai capek.

Saya tentu nggak setuju dengan segala jenis kekerasan pada anak ya, tapi percayalah saya tahu rasanya kehilangan sabar karena anak. I also lost my mind several times and asked myself: Why did I get married? Why did I want child? Mending single aja kan gue bisa traveling dan nonton konser sesuka hati. Bisa main tiap pulang kantor dan begadang nonton drama Korea setiap hari.

Kalau lagi begitu saya jadi merasa kekerasan pada anak itu "wajar" terjadi. Wajar dalam tanda kutip ya, artinya sangat sangat sangat mungkin terjadi. Karena mungkin nggak semua pasangan punya stok sabar seperti saya dan JG (ehem). Nggak semua pasangan mengganggap anak nangis itu hal biasa. Nggak semua pasangan sanggup mendengar suara anak nangis dan malah menganggapnya sebagai pengganggu. Berisik. Ganggu orang dewasa. *sigh*

(Baca: Tentang Baby Blues)

Mungkin pas anaknya nangis, bapaknya malah nyalahin ibunya kenapa anaknya nangis terus? Setiap anak nangis, ibu disalahkan.

Lama-lama ibunya hilang sabar. Disiksa lah anaknya. T______T Karena anehnya suara anak nangis itu ganggunya emang beda sama suara TV yang terlalu keras misalnya. Kalau anak nangis, seperti ada urgensi untuk cari cara agar dia cepat diam. Semakin lama anak nangis, seperti semakin menumpuk juga rasa bersalah.

Jadi wajar ya mendengar ada nanny yang nyiksa bayi? TIDAK BENAR TAPI YES, "WAJAR". "Kasihan bayi kecil disiksa" Untuk orang-orang yang stok sabarnya kurang, it's not working that way. Saat bayi nangis berjam-jam, bayi itu bukan lagi makhluk kecil lucu seperti foto-foto di social media yang penuh tawa. Bayi itu makhluk kecil pemicu stres yang bikin orang kehilangan kendali. Karena mereka membingungkan. Karena mereka belum bisa mengkomunikasikan apa yang mereka mau. Menangislah mereka. Berjam-jam. Sampai suara serak.

Padahal untuk level toddler seperti Bebe, nangis bagus loh untuk mengeluarkan emosi. Saya dan JG selalu membiarkan Bebe nangis dulu, nggak langsung dibujuk disuruh diem. Lah maunya nangis kok disuruh diem? Apalagi kalau nangis karena jatuh atau kepalanya kepentok sesuatu. Biarlah nangis dulu biar tahu kalau rasa sakit itu harus diungkapkan, baru kemudian dibantu dan diberi tahu untuk lebih berhati-hati.

(Tapi kalau anak diurus kakek nenek mah beda. Baca: Tentang Mengasuh Anak Sendiri vs Diasuh Kakek Nenek)

Itu baru nangis.

Belum begadang bermalam-malam dengan alasan apapun. Misal kalau demam. Saya udah kaya robot aja yang otomatis sejam sekali cek suhu pakai termometer. Peluk skin to skin sementara besoknya harus kerja dan baru tidur 1 jam. Belum kalau numbuh gigi, bisa begadang seminggu. Kalau bukan cinta, entahlah namanya apa. Karena di masa-masa sulit seperti itu, jelas saya melakukan semuanya dengan kusut dan bukannya dengan senyum bahagia. Yes, punya anak itu sama sekali nggak gampang.

Saya, dengan suami dan keluarga yang support-nya baik sekali, masih jumpalitan nangis darah kan berusaha merawat Bebe sebaik mungkin. Gimana yang suaminya meninggal? Gimana yang menikah dengan dijodohin dan nggak saling sayang? Gimana yang nikah di usia sangat muda karena hamil duluan? Gimana yang suaminya nggak mau ikut mengurus rumah dan anak? Gimana mereka merawat anak dengan kondisi seperti itu?

(Baca: Tentang Support System)

Maaf kalau ini terdengar jahat sekali tapi gimana yang sudah berusaha bertahun-tahun untuk punya anak? Apakah mereka juga kadang stres seperti saya saat menghadapi anak? Atau tidak, karena toh ini yang selama ini diusahakan?

Punya anak itu seperti melepaskan semua ego dan membawa kesabaran ke titik terjauh. But hang in there, moms! You're not alone!

Kalau lagi stres banget, mending tinggalin anaknya sebentar dan pindah ruangan. Atau keluar rumah sebentar. Atur emosi. Komunikasikan juga semuanya dengan suami. Usahakan agar selalu bahagia.

Selalu ingat tidak ada satu pun orangtua yang sempurna tapi paling tidak kita berikan semua hak-hak anak kita. Beri yang terbaik karena bukan mereka yang minta dilahirkan ke dunia. Karena kita yang bahagia saat mereka muncul bahkan dalam wujud dua garis merah di test pack. Maka bertanggungjawablah.

Kita yang harus membahagiakan anak, bukan anak yang harus membahagiakan kita.

Have a nice day! :D

-ast-


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Cara Posting Blog via Email

on
Monday, July 27, 2015

Dari timeline Facebook saya (yang mana temennya kebanyakan blogger) salah satu masalah yang paling umum ditemui adalah blogging on the go. Alias posting tapi lagi nggak di depan laptop/PC.

Alasannya banyak. Laptop error, nggak sempet buka laptop, bla bla bla. Biasanya yang ditanyakan adalah: adakah aplikasi khusus di ponsel untuk blogging?


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

On My Timeline: Minggu keempat Juli 2015

ganti banner hahaha

Labil emang nggak cuma milik ABG, baru aja sekali postingan On My Timeline, ini di posting kedua malah pengen ganti banner. LOL. Padahal rencananya satu banner aja mau dipake terus.

OKEEEIII jadi setelah libur lebaran, yang mana nggak mungkinlah bikin posting semacam ini karena sibuk, On My Timeline kembali untuk kalian semua! Minggu ini didominasi berita buruk yah. Yang terakhir malah buruk sekali karena bergantung pada isi rekening saya lol.

Yuk!


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Guilty Pleasure

on
Friday, July 24, 2015


Udah hari Jumat ajah hiyaaahh masih jetlag mudik kemarin nih. Ngantuk terus bawaannya. Saya juga agak flu. Bebe juga. Apakah ini karena udara Jakarta yang kotor? -______-

Jadi semalem saya ke Grand Indonesia dan mampir ke Central. LOH KOK BANYAK MAINAN? Hot Wheels favorit JG aja raknya gede banget! Figurine Frozen jenisnya banyak dan lucu-lucu parah. Saya sampai pegel nemenin Bebe main Duplo, Bebe udah ngerangkak ke kolong meja Lego bolak-balik, udah beres-beresin dus Duplo, megang-megang manekin, nangis, tantrum ingin naikin dus Duplo, blablabla dan JG belum juga selesai milih Hot Wheelsnya! Saking banyaknya!


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Review Breast Pads Washable dan Disposable

on
Thursday, July 23, 2015
Apa breast pad yang paling bagus? Saya sendiri pernah mempertanyakan hal itu. Sampai akhirnya mencari tahu dan bisa membuat review ini. Simak ya, akan ketahuan juga mana rekomendasi breast pad yang bagus untuk ibu menyusui. :)

breast yang bagus review

Maafkan kemarin nggak posting Rabu Ibu. T_____T Hectic banget daycare Bebe masih tutup jadi Bebe dibawa ke kantor JG karena lebih baby friendly. Jadi saya di kantor kerja buru-buru terus susul Bebe deh. Huft.

Eniweiiii, setelah lama nggak review, kali ini saya mau review satu barang yang sejak lahiran Bebe sampai sekarang, belum bisa ditinggal.

Breast pad.

Betapa hidupku bergantung padamu karena kalau lupa pake, siap-siap banjir tembus ke baju. T______T Kalau Bebe nenen di satu payudara, yang satu pasti ikut banjir. Terus kalau di kantor kelamaan nggak pumping juga pasti netes.

Jadi breastpad ini penyelamat hidupku banget. Denger cerita dari tetangga yang working mom sejak dulu, karena dulu nggak ada yang namanya breast pad, dia sumpel bra nya pake ..... popok. Tebel banget dong. XD Tapi kata ibu tetangga saya itu, emang harus tebel soalnya kalau tipis tetep tembus. Hahahaha.

Okai ini dia review breast pad yang saya pake dan plus minusnya.

1. Pigeon Disposable Breast Pads

breast pad pigeon review
FAVORIT KESAYANGAAANNNNKUH
Sejuta umat bingits yah kayanya. Ini favorit saya juga.

+ Ukurannya pas dengan ukuran bra saya lol

+ Perekat belakangnya bagus, entahlah gimana harus jelasinnya tapi mereka nggak lengket dan nggak gampang nempel ke dirinya sendiri tapi nempel banget ke bra

+ Bentuknya yang 3 dimensi, ergonomis sesuai dengan cup payudara

+ Muat banyak (macam bagasi mobil). Maksudnya kalau lagi banjir pun nggak gampang penuh dan menjelly.

+ Bahannya haluussss. Laffff.

- MAHAL. Buat saya yang pake tiap hari, sebulan harus beli sekotak. Sekotaknya 80-100ribuan sekarang. Padahal pas awal saya lahiran itu saya beli di ITC cuma 65ribu yang isi 66! Mungkin itu stok lama yah huhuhuhu

Nah karena dipikir-pikir mending 80ribu tiap bulan saya pake jajan cilok, jadilah pas Bebe 6 bulanan saya mulai browsing breast pad yang bisa dicuci alias washable breast pads. Cek ke AsiBayi, ada ternyata merek GG. Oke deh beli.

(Mas Anas AsiBayi pasti baca post ini kan, nggak mau sponsorin saya breast pad Pigeon gitu? Aku maulah jadi ambassador AsiBayi XD)

...

Skip. XD

2. GG Washable Breast Pads

gg washable breast pad review
fmylife T______T

Karena saya ngerasa udah cukup nyampah pantyliners, pembalut, dan diapers maka saya merasa bahagia bisa stop sumbang sampah breast pads. :')

+ Irit

+ Ramah lingkungan

+ Mursidah alias murce bingits 3 pasang cuma 38ribu.

+ Nggak lembab, sekering yang disposable loh!

- Ukurannya gede

- Risiko jatuh kalau lagi menyusui karena nggak ada perekatnya. Jadi harus inget baik-baik kalau lagi pake ini, begitu Bebe mau nen, digulung aja penutup bra sama breast padnya biar nggak jatoh.

- RIBET NYUCINYA, ain't nobody got time for that T_____T

Ribetnya ribet banget loh. Nggak kebayang ribetnya cuci clodi karena bahan yang dipake sama kan, microfleece. Soalnya kalau cucinya nggak bersih, jadinya bau asem karena ASI basi tertinggal di serat-seratnya.

Masuk mesin cuci kadang bersih kadang tetep bau. Paling bener itu dicuci sambil diperes-peres biar sisa ASI keluar semua. Nyucinya pake sabun cuci piring karena dia ngiket lemak kan. Ribet ah pokoknya. Mending main sama Bebe. -_____-

Agak kesel sih sama bahan microfleece ini. Dia tugasnya mengikat cairan kan biar permukaan tetep kering. Nah tapi di satu sisi, harus bisa dicuci juga. Bayangkan, seharian dia berusaha nahan ASI biar nggak tembus, eh malemnya kita "paksa" biar ASI nya dia lepaskan, ya susah.. Mungkin dia nggak rela. *apeu*

Kalau yang rajin atau punya mbak yang bisa tolong cuciin, saya rekomen banget GG ini. :D

3. Breast pad murah



Aku tak tahu mereknya apaahhhh. Dan udah ilang-ilangan karena nggak pernah dipake. LOL. Ini sisa satu doang. Nemu di Yen's Bandung, 3 pasang cuma 10ribu aja bahahahaha apa yang kau harapkan. Ini intinya cuma kain putih digunting bulet, ditumpuk banyak, dan dijahit. Nggak pake microfleece segala.

+ Nyucinya gampang karena ASI nggak terjebak di microfleecenya KARENA NGGAK ADA MICROFLEECENYA bahahahahah

- Tetep tembus

- Lembab

- Nggak nolong apapunlah intinya XD Jadi kalau nemu ginian, nggak usah beli. Cukuplah 10ribu saya aja yang melayang. lol Beli cilok aja sanah!

4. Mama Pad Breast Pads

review mamapad breast pad
Japan Technology apaan huhuhuhu

Tergoda karenaaaa ... ada tulisan Japan Technology di kotaknya. Dan dia lagi promo diskon gitu sekotak isi 56 cuma 50ribuan. Belilah saya bulan lalu. Sampai sekarang masih pake ini karena sayang aja masa dibuang, tapi nggak akan repurchase. -_______-

+ Murce. Setengahnya harga Pigeon.

- Negatifkan semua keunggulan Pigeon. Iya jelek huhuhuhuhuhu

- Ukurannya nggak pas dengan ukuran bra saya. Gede banget. Nongol-nongol tidak indah sekali.

- Perekat belakangnya jelek, nempel ke dirinya sendiri jadi keuwel-uwel dalem bra. Nggak nempel banget ke branya gitu dihhhh. Orang Jepang mana sih yang bikin ah kzl masa Japan Technology tapi butut banget.

- Bentuknya nggak 3 dimensi, flat biasa. Ini nih yang bikin nguwel. Karena nggak ngebentuk cup.

- Nggak muat banyak, cepet penuhnya.

- Bahannya halus tapi cepet kusut dan lapisan dalemnya ngegulung terus. Sedihlah pokonya.

Jadi yaaaa intinya, Pigeon ftw! Semoga bermanfaat ya review breast pad ini dan semoga bisa jadi rekomendasi mana breast pad yang paling bagus.

See you!

-ast-

Follow Instagram saya yuk! Banyak cerita seru yang saya share di sana! Klik @annisast!


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Merawat Kulit Wajah

on
Tuesday, July 21, 2015
[SPONSORED POST]



Setuju sekali dengan quote di ataasss! Yang membuat cantik adalah kepercayaan diri dan kita harus memperlihatkan itu.

Saya suka dandan. Bukannya nggak pede kalau nggak dandan, pede aja sih. Kadang kalau lagi males atau sibuk banget, alis dibiarkan nggak digambar seharian. Jarang terjadi tapi pernah. Harus meeting dengan kondisi gitu juga pernah.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Comparison: iPhone 4, 5, 6. Kenapa tidak Android? (Part 2)

on
Monday, July 20, 2015
source


Sudah jelas ya di bagian pertama, kenapa iPhone dan bukannya Android. Berikut ini adalah pengalaman saya pakai iPhone 4, 4S, 5, dan 6 dari berbagai aspek. Bisa jadi pertimbangan untuk yang mau beli iPhone.

Ini comparisonnya dari sudut pandang cewek yang simpel dan nggak terlalu ngerti teknologi ya. Pure karena pengalaman aja.



LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Comparison: iPhone 4, 5, 6. Kenapa tidak Android? (Part 1)

oh so true XD
 *Warning. Super long post. Posting hepi karena hape baru. XD*

Jadiiii sebagai kelas menengah ngehe banget, kurang dong yah kalau hpnya nggak iPhone. LOL. Well, saya dan JG termasuk yang jatuh cinta sama produk Apple. Overprice? Nanti kita bahas.

Saya tahu Apple dari temen-temen kuliah saya yang sudah pake MacBook/iPod dari 2005-2006, tapi saya belum tergoda (karena nggak ngerti buat apa). Kalau JG baru kenal produk Apple sejak iPod video tahun 2009. Kemudian beli iPod touch tahun 2010. Saya sendiri baru kenal setelah menang kuis tahun 2012. Dapet iPad 2 White 32 GB. Saat itu hp masih pakai Blackberry. HP Android produknya belum sebanyak sekarang.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Lebaran Kedua

on
Thursday, July 16, 2015

Hola!

Meski hari Jumatnya tepat di hari Lebaran, blog harus tetep update dong! Meskipun ngetiknya di hp nih karena udah ribet banget susah buka laptop. :D

Sesuai judul, ini Lebaran kedua bersama Bebe. Tahun lalu Bebe umurnya belum 2 bulan. Tahun ini sudah 13 bulan. Satu tahun satu bulan.

Tahun lalu, Bebe sempat sulit tidur karena yang takbir anak kecil menjerit-jerit. Tahun ini yang takbir masih anak kecil tapi merdu. Jadi dia .... tetep susah tidur lol. Susah tidur karena banyak suara ledakan petasan dan kembang api.

Setiap ada suara ledakan, dia mencari sumber suara. Sampai cari ke bawah kasur. Disangka ada yang main petasan dalem kamar? XD

Nah di hari yang fitri ini saya nggak akan minta maaf kalau ada kata-kata atau tulisan di blog ini yang menyinggung. Saya tidak pernah "menyerang orang" secara pribadi. Saya menulis jujur sesuai kata hati jadi kalau ada yang tersinggung, this piece of cake is not for you. I cannot please everybody. Dan saya tida menulis untuk menyenangkan setiap orang. :)

Tapi meski demikian, terutama untuk teman-teman semuanya, saya minta maaf tulus dari hati, kalau selama ini ada omongan saya baik secara langsung, via whatsapp/Line group, Tweet, atau status Facebook yang menyinggung perasaan. Sini kadang otak lebih dulu maju daripada hati, kadang nggak sadar kalau orang lain bisa juga sakit hati. Jadiiii, minta maaf ya kalau ada yang pernah hatinya tersakiti.

Bertahun-tahun sejak era BBM, saya selalu secara pribadi meminta maaf pada teman, handai taulan semua. Tapi tahun ini susah sekali mencari waktu sejam dua jam untuk satu per satu menulis pesan. Post ini pun ditulis sambil menyusui. :(

Semoga tali silaturahmi bisa terjaga selama mungkin. Semoga blog ini masih tetap ada yang setia membaca. Lebih senang lagi kalau ada yang rajin share di socmed masing-masing. LOL.

Selamat Lebaran semuanya! :D

-ast-


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Bebe 13 Bulan!

on
Wednesday, July 15, 2015

Late postlah biasa secara nggak inget sedikitpun si Bebe udah 13 bulan. Perasaan baru kemarin dehhh heboh siapin ulang tahun. Fyuh. Time flies.

Di bulan ketigabelas ini Bebe adalah toddler yang keras kepala. Dia bukan lagi bayi yang bisa disogok nenen kapanpun.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Mr AQUA, Superheroku di Bulan Puasa

on
Monday, July 13, 2015

Masih jam 2 siang. Masih 4 jam menuju buka puasa. Kerjaan masih lumayan banyak. Masih 3 jam menuju jam pulang kantor. Tapi kok ngantuk yah?

Jalan-jalan deh ke toilet. Benerin lipstik, benerin jilbab. Alis masih kece, bedak belum luntur, eyeliner garisnya masih setegas garis jalan tol Cipularang, tapi kok muka sayu sih. NGANTUUKKKKK!

Somebody help me!


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

On My Timeline: Minggu kedua Juli 2015

on
Friday, July 10, 2015

Hola!

Rubrik baru nih! Jadi suatu malam JG punya ide brilian. "Gimana kalau kamu bikin satu postingan tiap minggu namanya "On My Timeline"? Jadi semacam usaha kamu untuk save the news from the crowd gitu."

Timeline kan rame banget yah. Kadang kalau nggak buka sebentar aja langsung ketinggalan berita. Jadi dirangkum aja!

Ohemji tumben idenya brilian. LOL. Jadi setiap minggu, di hari sabtu atau jumat (tergantung sempetnya), saya akan list hal-hal yang heboh di timeline saya seminggu terakhir. Minggu ini masih timeline Facebook ya. Twitter, Instagram, dan Path nanti menyusul juga. Facebook soalnya gampang dicarinya.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Hidup Kembali

on
Wednesday, July 8, 2015

Beberapa hari yang lalu, JG memperlihatkan sebuah posting Linimasa berjudul "Lumpuh". Kami berdua pembaca setia Linimasa, tapi kali ini saya tidak sepenuhnya setuju dengan apa yang Glenn Mars tulis.

*Terus kenapa kalau nggak setuju? Ya saya bikin tulisan alasannya dong. Emang presiden doang yang boleh dikasih surat terbuka. LOL.*

"Lumpuh" bercerita tentang konsumtivisme. Betapa apa-apa bisa dibayar dengan uang. Menghasilkan generasi yang menjahit kancing sendiri tidak bisa. Menyalakan kompor tidak bisa. Sehingga hidupnya lama-lama jadi membosankan. Jadi putus asa. Lumpuh.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Charging Up

on
Tuesday, July 7, 2015
[SPONSORED POST]



Sebagai orang yang "lebih baik nggak bawa dompet dan make up case daripada nggak bawa henpon" power bank tentu yang utama. Manalah ada henpon yang sanggup dipakai seharian penuh tanpa harus di-charge ya kan?

Ada ya hp kaya gitu?

OH ADAAAAA. Sayangnya saya nggak punya. LOL.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Cara Install Font di Phonto

on
Monday, July 6, 2015

Hola! Kembali di Monday Techno!

Tadinya mau bikin komparasi sekaligus bikin review kenapa pilih iPhone dibanding Android? Etapi waktunya sempit nanti nggak sempet. LOL Nah terus emakgaoel yang kece menginspirasi dengan status Facebooknya tentang Phonto.

Masih inget kaannn aplikasi Phonto? Pernah saya bahas sebagai salah satu Best Typography Apps.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

When It's Only JG & AST #73-#78 Edisi Joget dan Mainan

on
Thursday, July 2, 2015
#73
JG selalu SELALU menghina hidung saya yang pesek. Malam itu dia pun bernyanyi untuk Bebe. Kali ini alirannya freestyle rap.

JG: "yo mama your nose is so small yo. even oxygen cannot enter your nose yo!"

wtf

*


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

Tentang Skill Tambahan Setelah Jadi Ibu

on
Wednesday, July 1, 2015

Iya nih Rabu Ibu nya ke skip karena si Bebe kemarin diare, jadi rempongs deh ke dokter. Ibunya jadi nggak kerja. >.< Udah ada draft-nya tapi belum kelaaarrr.

Oke lanjut!

***

Tahu nggak, setelah jadi ibu, saya jadi sadar saya punya kemampuan-kemampuan yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Makluuummm saya kan sebelumnya takut punya anak.  Blah, tak sanggup rasanya mikirin nggak punya me time. Tapi ternyata bisa. Bisa punya me time. BAHAHAHAHAHHAHA.


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!