-->

Annisa Steviani #YearinReview

on
Thursday, December 31, 2015


Oke, kalau kemarin review blog selama tahun 2015, kali ini review kehidupan. :)

Tahun 2015 banyak sekali yang terjadi di hidup saya dan JG. Mungkin bukan tahun terbaik kami karena kami struggling di sana sini mempertahankan gaya hidup. *eeaakk*

Bahagia sih iya ya, ini tahun kedua menikah. Hidup berubah sangat banyak. Kalau ditanya tahun terbaik dan tahun favorit sih tetep ya, 2012 is our best year together.

Yang harus disyukuri adalah, selain rumah kedua dan macbook *teteup*, semua resolusi tahun ini tercapai. Alhamdulillah yah. Di akhir tahun ini juga JG promosi dan gajinya naik. Saya sendiri naik gaji (sedikit) dan menempati posisi baru. Sangat sangat menyenangkan. Belajar banyak sekali hal baru, bertemu orang baru, datang ke acara-acara yang belum pernah saya datangi sebelumnya.

Di awal tahun juga kami sempat di Singapura. Ke Singapore Zoo bersama Bebe yang baru 10 bulan. Kemudian kami ke kebun binatang Bandung saat Bebe sudah bisa jalan. We had a lot of fun this year, we laugh a lot, we shop a lot, we spend too much we promise to not doing that next year hahahaha

Saya mendapat banyak sekali teman dan keluarga baru terutama the ganks, makmin KEB yang chatting tak pernah putus sepanjang hari. Yang menguatkan saat dunia maya tidak bersahabat. Yang jadi tempat sampah nomor satu saat saya harus mengeluarkan tanduk dan taring. Yang jadi tameng dan pengingat kalau di socmed itu harus manis dan jadi princess supaya tidak menyakiti orang lain. Supaya tidak terpancing menyindir orang lain. Alhamdulillah lancar jaya seperti jalan tol dini hari. -______-

Tapi yah, ada yang datang ada yang pergi.

Saya kehilangan beberapa teman tanpa saya tahu alasan jelasnya bahkan hingga kini. Satu di antaranya sudah berteman dengan saya sejak bertahun-tahun lalu. Tiba-tiba unfriend saya di Path, dan sejak saat itu chat saya tak pernah berbalas. Bahkan saat saya minta maaf jika ada kata-kata yang menyakiti, karena kami sudah lama tak bertemu.

Saya juga kehilangan beberapa teman lain. Pun dengan alasan yang tidak saya ketahui persis sampai sekarang. Mereka tak pernah berusaha menjelaskan dan pertanyaan saya pun tidak pernah berbalas jawaban. Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya karena sangat penasaran? Tolong bilang salah saya di mana? Agar saya bisa memperbaiki diri. Itu saja.

Saya belajar banyak tahun ini.

Saya belajar bahwa memang tidak semua teman perlu dipertahankan. Teman itu datang dan pergi. Teman itu berkompetisi, yang terbaik yang akan tetap tinggal.

Saya belajar meski saya berusaha menjaga hubungan baik dengan orang lain, kadang orang lain yang memang tidak mau berhubungan baik dengan saya. Banyak yang memilih bergunjing di belakang. Banyak yang memilih untuk percaya pada apa yang mereka sedikit tahu, dibanding mencari tahu lebih banyak baru kemudian percaya.

Saya belajar bahwa merelakan bisa membuat hidup lebih ringan. Bahwa banyak orang memilih memusuhi karena memusuhi lebih mudah daripada mencari penjelasan. Padahal lebih baik tentu carilah penjelasan, bahkan jika hasil akhirnya menyakitkan.

Well, itu dia. Kok jadi mellow yah.

Tapi dibanding kehilangan teman ada lagi yang lebih menyakitkan: kehilangan konser Bigbang tahun ini alias nggak nonton muahahahahaha

Soalnya pas mereka konser saya lagi sibuk-sibuknya dan bener-bener nggak bisa catch up kegiatan mereka. Tau-tau lagi jalan ke Plaza Indonesia dan lagi pada heboh tuker tiket. Dan saya masih lempeng aja.

Baru kemarin-kemarin nonton Bigbang lagi dan ehalah kok nyesel ya nggak nonton? Okelah kalau 2016 mereka konser saya pasti nonton!

See you in 2016!

-ast-




LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


LATEST VIDEO

PLEASE SUBSCRIBE!
11 comments on "Annisa Steviani #YearinReview"
  1. soal teman, selalu begitu. memang yang terbaik yang akan tinggal (kasih tisu)

    bismillah...tahun baru :)

    ReplyDelete
  2. Semoga Bigbang konser lagi tahun depan. :D

    ReplyDelete
  3. Salam kenal mbaaa ;)
    saya juga jadi belajar dr year in review nya mbaaa...
    semoga kita selalu dikelilingi teman- teman terbaik yaa.. aaamiin

    ReplyDelete
  4. masalah temen, i feel you Cha! hiks

    ReplyDelete
  5. soal teman, emang yang "cocok" aja yang bisa bertahan ama kita, Mak.
    Kayak postingan miund kapan itu deh

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
  6. Kalau aku kehilangan calon suamiiii... Hiks hiks. Tapi apalah ya, sudah seharusnya seperti ini. *kaleum*

    ReplyDelete
  7. Semangat!! tahun 2016 menunggu dengan manis :)

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillah, punya baby dan rumah baru di tahun 2015.
    Semoga tahun ini lebih baik dari sebelumnya

    ReplyDelete
  9. Wew.. Soal teman yang datang dan pergi kayak lagunya Letto itu juga ngingetin ke diriku sendiri. Bener juga nggak semua temen bisa dipertahankan. Dulu jaman SD aku punya temen segeng, tapi yang masih lengket sama aku tinggal seorang. :')

    ReplyDelete
  10. Saya belajar bahwa merelakan bisa membuat hidup lebih ringan. Bahwa banyak orang memilih memusuhi karena memusuhi lebih mudah daripada mencari penjelasan. Padahal lebih baik tentu carilah penjelasan, bahkan jika hasil akhirnya menyakitkan.

    Patah satu tumbuh seribu.... jempol, as always..

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)

IG