-->

Image Slider

Tentang Idealisme vs Kenyataan Saat Punya Bayi Part 2

on
Wednesday, April 29, 2015



Jadi di Part 1, saya udah bahas tentang idealisme para anak muda belum punya anak tapi judgmental sama emak-emak beranak.

(Baca: Tentang Idealisme vs Kenyataan Saat Punya Bayi Part 1)

Nah di Part 2 ini, saya justru mau membahas hal-hal yang dulu kayanya AKAN DAN MAMPU dilakukan tapi kenyataannya bubar jalan. Maklumlah idealisme ibu hamil kan romantis yah. Punya bayi dalam perut yang ketemunya pun sulit karena harus nunggu jadwal dokter dulu sebulan sekali. Pas bagian USG eh kok ya gemesin banget sih mukanya ditutup terus sama tangan jadi susah lihat mukanya. Belum lagi ratusan tendangan yang mengingatkan saya akan segera jadi ibu sebentar lagi. :')




4 Cara Gampang Blogwalking

on
Monday, April 27, 2015

Sering ya liat orang nanya di Facebook: "minta link blognya dong mau blogwalking!"

Lahhh mau blogwalking aja ngerepotin orang. LOL. Kenapa nggak follow aja blognya?

Ada beberapa cara untuk follow blog orang lain untuk memudahkan blogwalking. Ini 4 cara yang saya tahu. Boleh kalau ada yang mau menambahkan. :)





Tentang Belajar dari Hidup Orang Lain

on
Friday, April 24, 2015

Cie ngomongin ilmu. LOL

Ya namanya manusia kan hidup mau apa lagi sih kalau nggak belajar terus. Pekerjaan saya menuntut saya untuk ketemu banyak orang. Saya suka ketemu banyak orang baru. Kenapa? Karena banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari banyak orang itu.

Jadi kalau ketemu orang baru, saya suka ngobrol. Panjang lebar. Nanya latar belakang, pekerjaan, keluarga, banyak. Dan ya ilmu memang bisa datang dari mana saja, tinggal kitanya yang mau atau tidak menyerap ilmu?




#BeraniLebih Melawan Mitos

on
Thursday, April 23, 2015
#BeraniLebih Melawan Mitos!
Bahkan Kartini pun berpendapat demikian. :)

Setelah punya anak, saya baru sadar bahwa berjuta mitos dipaksakan pada seorang ibu. Saya perempuan modern, saya hampir tak pernah percaya mitos. Sejak kecil, saya selalu kritis bertanya “Mengapa? Apa sebabnya? Apa penjelasannya?” jika ibu saya mulai mengoceh tentang berbagai mitos.




Tentang Baby Blues

on
Wednesday, April 22, 2015
Cara Menghindari Baby Blues

Cerita baby blues ini banyaaaakkk sekali ya. Saya juga sempet kena sih meskipun nggak parah banget. Tapi cukup menguras air mata. HAHAHAHAHA.

Temen saya cerita, dia lahiran anak kedua di usia 30 something. Jarak sama anak pertama 10 tahun. Nah pas anak keduanya lahir, dia suka banyak ngelamun: "Aduh ngapain sih punya anak lagi? Gue kan udah tua? Gimana kalau nggak bisa ngurus anak ini?" Sambil gendong anaknya, dia tanpa sadar dia naik ke lantai 2 menuju balkon.

Di otaknya, dia mau BUANG AJA BAYINYA lewat balkon. >.<  Eh tiba-tiba telepon bunyi. Suaminya nelepon nanya, kamu lagi apa? Dengan lempengnya dia jawab: "Ini aku mau buang xxx (nama bayinya). Aku nggak sanggup urus dia."