Tentang Lagu Anak-anak (1)

on
Friday, October 9, 2015

Jadi saya kan udah sering bilang ya betapa kalimat "anak zaman sekarang dengernya lagu dewasa!" itu sama sekali ga valid.

Karena apa? Karena orangtuanya lah yang memilih lagu untuk anak-anak. Bebe sendiri seneng banget denger lagu. Dia akan segera joget dengan gerakin tangan dan nganggukkin kepala.

Nah untuk mengakomodirnya, saya belilah semua album lagu anak klasik di iTunes. Lagu anak-anak klasik macam "Pelangi", "Bintang Kecil", dkk. Ada kumpulan lagu anak karya Pak Kasur dan Ibu Sud, ada juga yang diaransemen ulang oleh Kak Nunuk. YES, THAT KAK NUNUK YANG MAIN KEYBOARD ITUH. :))))


Total kayanya saya punya 5 album, satu album bisa belasan lagu lho! Tapi dari semua album itu, cuma Koleksi Abadi Lagu Taman Kanak-kanak Volume 3 yang beberapa lagunya agak absurd lol

Ini saya bahas satu-satu ya beberapa lagu yang absurd itu beserta ke-absurd-annya. Ya emang sih ini katanya lagu permainan doang. Tapi saya anaknya suka gatel kalau segala sesuatu nggak ada artinya apalagi nggak masuk akal. Kenapaaaa nggak sekalian bikin yang berarti ajah? XD

Judul lagu: Sim Sim Terima Kasim. (ternyata lagunya Trio Kwek Kwek ya ini).



Sim sim terima kasim sim -- WHAT IS TERIMA KASIM? Terima kasih? -_____-
Simpak daun rambutan -- simpak itu apa?
Tanduk ular mati -- ular kok bertanduk?
Tikus main di loteng
Tengok ayam bertelor
Lori jalannya maju -- ya tergantung sih lo mau narik maju apa mundur?
Jual minyak wangi
Ngitung duit seperak -- cuma seperaaakkk ngapa diitung????

Rakus makanan sapi -- technically seharusnya: sapi makannya rakus. karena rakus tidak bisa dimakan oleh sapi.
Pitak palanya ole -- siapakah ole? ok ini biar nyambung aja sama lirik berikutnya.
Lenong main di kampung
Pungut anak rupawan -- versi aslinya itu "pungut anak PERAWAN" what the ih banget! Untung diganti sama Kak Nunuk :')))
Wandi jago gendang wandi jago gendang dang dang dang dang -- aku pikir wandi jago_gerlong. -_____- yes, JG nama aslinya wandi lol *ngakak*
Dangdut icik icik dangdut icik icik dut dut dut duuttt -- yah..... *speechless* NEXT!

***

(Baca juga: Campaign Efektif Soeharto di Lagu "Aku Anak Sehat")

Judul lagu: Putih Putih Melati

Putih-putih melati alibaba
Merah-merah delima pinokio
Siapa yang baik hati Cinderella
Tentu disayang mama.

Stop sampai di sini, pada tau dong lagu ini. Tapi yang saya tau waktu kecil dulu, lanjutan liriknya itu begini:

Putih-putih melati alibaba
Merah-merah delima pinokio
Siapa yang baik hati Cinderella
Tentu disayang mama.
Ah masa ah iya, gengsi dong!

YANG MANA SELALU SAYA PERTANYAKAN: kenapa deh disayang mama harus ah masa ah iya sampai gengsi segala dong?

Dan setelah beli album Volume 3 Kak Nunuk, lagu legendaris itu ternyata ada kelanjutannya sodara-sodaraaaa. Lanjutannya nggak kalah absurd dari sekadar gengsi karena disayang mama. Ini lirik lengkapnya, saya nggak nemu YouTube-nya karena ST12 punya lagu judulnya "Putih Putih Melati" juga. #DOH

Putih-putih melati alibaba -- alibaba mengapakah putih-putih seperti bunga melati?
Merah-merah delima pinokio -- dan pinokio pan kayuuu bukan warna merah?
Siapa yang baik hati Cinderella 
Tentu disayang mama. -- percayalah mama tentu menyayangi bagaimanapun anaknya :')

Putri yang sejati ibu Kartini -- waw tiba-tiba muncul ibu Kartini!
Putra gagah perkasa Pak Sudirman -- dan hubungannya ibu Kartini dengan Pak Sudirman adalah? *infotainment mode*
Siapa yang jahat hati bawang merah
Tentu dimarah mama

Mutiara dalam lautan -- di dalam kerang sih yey *anaknya nyari masalah*
Cendrawasih burung Irian -- *kemudian belajar geografi*
Taman mini taman hiburan -- JANGAN-JANGAN INI LAGU PROMO TAMAN MINI?
Lagu ini, main-mainan -- Oh ternyata cuma main-mainan -_____-

*

Gimana gimana?

...

Nah setelah saya pikir-pikir *problem lo deh kebanyakan mikir* lagu-lagu klasik itu memang ada yang beneran klasik dan bisa dinikmati sepanjang masa, ada juga yang kayanya cuma cocok di zaman lagu itu dibuat.

Yang sepanjang masa dan tetap relevan sih ya kaya "Bintang Kecil" (yang liriknya sungguh dreamy sekali karena ingin terbang dan menari bersama bintang) atau yang aman sih "Pelangi" ya karena nggak aneh sama sekali.

Tapi coba lagu "Tukang Kayu". Masa lagu anak-anak ngajarin anak motong kayu dan memukul paku? Apa dia dididik untuk jadi tukang kayu agar kemudian jadi presiden? -_____- Atau lagu "Kring Kring Ada Sepeda".

Kring kring kring ada sepeda
Sepedaku roda tiga
Kudapat dari ayah
Karena rajin bekerja

Anak bersepeda roda tiga artinya dia toddler ya RAJIN BEKERJA APA DEH? :O :O

(Baca: Tentang Skill Tambahan Setelah Jadi Ibu)

*

Tapi yaaaa, lagu anak-anak gini memang kayanya yang penting nadanya riang gembira aja kali ya. Soalnya lagu bahasa Inggris juga sama anehnya bahahaha

Eh eh, minggu depan mau bahas lagi nih soal lagu-lagunya Sherina yang ternyataaaaa ........ TUNGGU MINGGU DEPAN muahahahaha

Sekian dan terima kasih. *ngemil biskuit Julie's* #iklan lol
LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

34 comments on "Tentang Lagu Anak-anak (1)"
  1. Ngakak paraaaahhh baca postingan ini!

    Eh, lagu sherina yg zaman dia masih kanak2 kan yang mau dibahas?
    Siap duduk manis deh *minta julie's biscuitnya dong*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa album anak-anaknya kok. album dia udah gede sih aku udah ga dengerin lagi

      Delete
  2. Mbaaa, aku deh sering ngganti lagu yang kring-kring ada sepeda, jadi begini liriknya :
    kring kring kring ada sepeda
    sepedaku roda tiga
    kudapat dari Abah (panggilan untuk ayahnya)
    karena rajin beribadah

    :p
    masih nyambung kan ya Mbaa?
    jangan diprotes ya Mbaaa

    ReplyDelete
  3. wah, bisa jadi referensi buat anak saya besok.
    makasih mbak..
    btw tulisan2nya bagus, saya suka.
    salam kenal mbak.. :)

    ReplyDelete
  4. ((((selow banget sampe dipikir))))
    hahahahaha...

    kalo kupikir2 ((sama2 selow, jadi ikutan mikir)) LOL
    mereka si penulis lirik lagu ini,
    mementingkan baitnya yang berima,
    apapun kata-kata yang dipilihnya.

    ReplyDelete
  5. hahahaha...ditunggu sesi keduanyalah

    ReplyDelete
  6. kayanya sih efek harus ber-rima, Mak. Jadinya yang penting nyambung, tapi gapapalah absurd ketimbang liriknya tak senonoh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hooh, apapula anak perawan dibawa-bawa. zebel. :/

      Delete
  7. Tapi... Waktu aku kecil aku nyanyiin lagu-lagu itu mbak...
    *ngerasa sesat* *gantung diri* *dipohon toge*

    ReplyDelete
  8. Lagu2 soundtrack kartun juga pd ga nyambung. Kayak lagunya Shincan

    Kalau begini.aku pun jadi sibuk
    Berusaha ngejar ngejar dia
    Matahari menyinari semua perasaan cinta
    Tapi mengapa hanya aku yang dimarahi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa itu kan rata2 terjemahan dewww. jadi ya maklum. kalau nyiptain sendiri? XD

      Delete
  9. Iya ya.. kalau dibaca ulang jadi ngikik. Tapi dulu enjoy aja ya nyanyinya. Hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betapa anak kecil begitu polosnya -_____-

      Delete
  10. wkwkwkkwkkwkkw lucu banget deh mama bebe ini hahahah
    paling bisa nyari topik .

    ReplyDelete
  11. bebe suka maen odong-odong ga??? nah itu juga buat memperkaya lagu anak-anak lohhh.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. hoiyaaaa. dia baru sekali naik odong-odong. ga aku kasih lagi karena susah turun. kasian betis abangnya -_____-

      Delete
  12. Wkwkwkkwkwk..... kirain cuma aku yg mikir kalo lagu anak2 itu memang ajaib liriknya. Dulu anakku juga pernah nanya lagu naik kereta api itu.. mah boleh naik dengan perxuma apa maksudnya? Kubilang gratis dia bilang lagu yg aneh..klo gratis nanti ditangkep pak polisi (kondektur) kereta pie mah :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya aku pernah nanya gitu juga loh sama ibu aku! jawaban ibu aku: ya itu cuma lagu kok. XD

      Delete
  13. parah...ini orang maunya apa coba bikin postingan yang baca ampe sakit perut ^___^ *lol* Segala lagu dibedah.. good job cha. Ini postingan terlucu yang pernah akuh baca selama ngikutin blog kamuh.

    ReplyDelete
  14. Dulu pas kecil, nyanyi mah nyanyi aja..
    Tapi dipikir2 lagi sekarang, liriknya emang absurd bgt wkwkwk...
    Postingannya lucu banget mba XD

    ReplyDelete
  15. whuhahahaha,
    terus apapun lagunya, endingnya suit

    ReplyDelete
  16. huahahahaa...dipikirin beneer ituuu lagu...tapi memang iya sih, banyak yang absurd yaaah :)

    ReplyDelete
  17. Paling ngakak bagian 'wandi jago gendang'
    BUAKAKAKAKKKK *keselek

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)