-->

Mencari Kesempatan

on
Friday, June 5, 2020
Tiga bulan di rumah wow. Tiga bulan ini saya nonton drama Korea lebih banyak dibanding 7 tahun terakhir. Saking nggak mau produktifnya, saking maunya kerja, masak, sama rebahan. Saat rebahan, saat yang pas untuk Koreaan.



Sampai terketuk hatinya karena 2 hari lagi ulang tahun si Bebe ya ampoonnnn! Biasanya ultah Bebe adalah jam-jam sibuk. Entah kenapa awal Juni tuh jadi momen sibuk saya banget.

Tahun lalu bikin buku “Berbeda itu Tak Apa-apa”.

Dua tahun lalu bikin buku “Susahnya Jadi Ibu”

Tiga tahun lalu bikin souvenir ultah MENJAHIT pouch sendiri dengan custom muka temen-temen Bebe yang saya GAMBAR sendiri. Ditambah flash card yang juga saya gambar sendiri. Ambisius amat mbaakkk?

Enam tahun lalu bikin buku “Oppa Oppa”. Masih bisa dibeli di Google Play btw.

Punya buku 3 semua lahir di awal Juni. Punya anak juga lahir awal Juni lol.

Sampai diingatkan Timehop. Di awal Juni, sembilan tahun lalu, juga satu momen yang mengubah hidup saya datang. Bulan Juni 2011, adalah kali pertama saya menginjakkan kaki untuk memutuskan berkarier di Jakarta. Satu keputusan yang nggak pernah sekali pun saya sesali.

Saya sebenernya bikin YouTube tentang ini, tapi sebagai penulis, bikin video tuh ngeselin ya karena kalau udah selesai lalu ada yang pengen ditambahin, SUSAH AMAATTT NAMBAHINNYA! Udalah saya bikin versi tulisan juga. Videonya bisa ditonton di sini:


Sembilan tahun lalu saya lagi suka-sukanya pada KPop. Ngikutin banget sampai punya akun di forum-forum fanbase. Dulu musimnya forum kan ya, dan tiap fanbase punya forum sendiri sampai ribet amaattt harus sign up satu-satu.

Saya juga waktu itu pengangguran karena abis resign impulsif akibat berantem terus sama bos. Saya ngetweet nanya lowongan kerja eh loh kok malah disuruh kirim CV! Abis kirim CV langsung janjian interview dan tau-tau Seninnya saya udah resmi kerja di Jakarta. Big deal buat saya yang seumur hidup di Bandung.

Karena waktu itu kondisinya saya belum pernah sama sekali ke Jakarta sendirian pake travel. Mantan pacar saya waktu itu ada apalah sampai nggak bisa anter padahal sebelum-sebelumnya kalau ada interview di Jakarta pasti dianter.

Ayah saya lagi sibuk jadi panitia SPMB dan jadinya supirnya nggak mungkin dipinjam. Intinya, saya nekat ke Jakarta sendirian. Bermodal GPS dari Google Maps Blackberry, saya naik travel ke Pancoran dan lanjut naik taksi. Takut tapi excited banget!

Sampai sekarang saya masih inget persis baju dan celana mana yang saya pakai. Masih ingat suasana interview dan nego gaji karena jujur gajinya kecil banget dibanding pekerjaan terakhir saya yang notabene di Bandung. Sementara di Jakarta saya harus bayar kost dan makan sendiri. Tapi karena posisinya saya sangat sangat inginkan, ya udah nekat aja.

Siapa sangka, bahkan saya sendiri nggak nyangka, satu keputusan saya untuk pergi sendiri ke Jakarta itu mengubah hidup saya selamanya. Jadi reporter KPop, lanjut jadi editor di media yang lebih oke, dan sekarang di media yang saya sukai. Pengalaman-pengalaman yang membentuk saya jadi seperti sekarang.

Berawal dari satu tweet. Hidup berubah selamanya.

Selfie dari meja kerja pake laptop HAHA
Katanya saya beruntung. Tapi kalau cuma modal beruntung dan mengabaikan kerja keras saya juga rasanya nggak adil. Saya perlu mengapresiasi kerja keras saya. Kalau bukan saya yang apresiasi terus siapa lagi? Hahahaha.

Untuk bisa liputan itu saya approach semua promotor satu-satu termasuk promotor di Singapura karena 2011 tuh artis yang konser di sini sedikit banget. Jadi memang awalnya saya nonton konser bolak-balik ke Singapura. Ketika pada akhirnya artisnya juga datang ke Indonesia, saya juga nggak pernah ragu untuk telepon dan tanya-tanya duluan pada promotor untuk info dari insider.

Iya betul pekerjaannya menyenangkan. Ketemu dengan banyak KPop idol, wawancara, ke backstage, rehearsal, sangat menyenangkan sampai layak dijadikan buku oleh penerbit major. Tapi di balik itu juga saya kerja sangat keras.

Jam kerja tidak tentu, Sabtu-Minggu masuk tanpa diganti hari libur lain, pulang tengah malam besok paginya sudah kerja lagi. Begitu terus selama 2 tahun. Lalu seperti cerita di video itu, nggak melulu saya liputan senang-senang. Small gathering fanbase pun saya liput dan datangi untuk menghormati mereka yang membaca tulisan saya setiap hari.

Masa-masa itu meski super melelahkan, selalu jadi highlight masa muda saya. Senang sekali pernah punya pengalaman yang nggak bisa dimiliki semua orang. Sampai sekarang rasanya seperti mimpi. Kalau saya tidak menulis buku dan tidak merapikan foto-fotonya, mungkin kenangan ini lama-lama makin blur. Untung saya menulis dan mengabadikannya di buku huhu terharu sendiri hahahaha.

Oiya soal buku juga. Apa penerbit datang ke saya dan menawari untuk membuat buku seperti sekarang? Sekarang sih iya, sekarang kayanya punya followers agak banyak aja langsung ditawari bikin buku deh sama penerbit.

DULU YA TIDAK. Saya email penerbit dan menawari proposal untuk membuat buku. Saya beri summary pengalaman saya dan akhirnya sepakat untuk ditulis dan dijadikan buku. Detailnya ada di sini: Tentang Buku Oppa Oppa

Intinya, kesempatan itu emang kadang datang sendiri tapi nggak ada salahnya dicari. Mungkin kamu udah cari jutaan kali dan tetep belum ketemu apa yang dinanti. Tapi, apa sih salahnya untuk coba sekali lagi?

SELAMAT MENCARI KESEMPATAN!

-ast-




LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


LATEST VIDEO

PLEASE SUBSCRIBE!
3 comments on "Mencari Kesempatan"
  1. Assalamualaikum.. Salam ukwah dari saya untuk anda.. yuk follow blog aku ya..Semoga ikatan ukhwah kita akan berterusan.. Terima kasih sekali lagi..ya

    ReplyDelete
  2. Inspiring, Kak Icha... dibalik keenakan2 itu ada kerja keras untuk reach ke sana ke mari, ya.

    ReplyDelete
  3. Kereenn.. aku pun ingin lebih komit lagi nulis, blogging, kerja keras emang ga bakal pernag bohong sm hasilnya

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)