-->

Tentang Reksadana

on
Wednesday, January 8, 2014
Hola!

Aku kembali ngomongin finance biar kaya emak-emak modern nan kece yang sehat financial! :p

Ini posting lanjutan aja sih dari posting tentang rencana kehidupan part 1 dan part 2. Setelah posting itu ada beberapa yang nanya, reksadana itu gimana sih penjelasan simpelnya? Maklum yah soalnya emang buat kebanyakan orang, istilah "investasi" juga kayanya masih jauh bener, susah dimengerti.

Nah, sekarang saya mau share tentang apa itu reksadana. Penjelasannya akan simpel aja karena kalau ribet juga sayanya nggak ngerti hahahahaha. Anggap aja ini penjelasan untuk yang nggak ngerti dari orang yang sedikit ngerti yah. Sip? Buat kalian yang ngerti banget terus saya ada salah penjelasan atau kurang tepat mohon dikasitau ya. :)


Dari wikipedia gini:
Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya.
Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”
Jadi simpelnya, reksadana adalah investasi tapi diurusin orang lain. Main saham bla bla bla itu kan "susah", harus belajar dan nggak semua orang mau belajar ya *toyor diri sendiri* jadi kasarnya, lo "main saham" tapi yang mainin orang lain!

Nah, enaknya, reksadana ini juga bisa dengan nominal kecil. Jadi bisa mulai investasi hanya dengan modal Rp 100 ribu aja (di bank tertentu).
Dibandingkan dengan saham yang minimum pembeliannya adalah satu lot (500 lembar), obligasi atau sukuk ritel dengan minimum pembelian Rp5.000.000, reksadana jauh lebih murah. Beberapa produk reksadana bisa dibeli dengan minimum pembelian Rp500.000 atau bahkan jika menggunakan auto debet (pembelian regular reksadana secara otomatis) reksadana dapat dibeli dengan pembelian minimum Rp100.000 saja. -- sumber
Belinya di mana? Belinya di MI seperti Bahana (screencap-nya ada di bawah), Danareksa, atau bank. Nantinya uang-uang kalian ini dikumpulkan, dan diinvestasikan bareng-bareng dengan investor reksadana lain. Yang mengumpulkannya namanya manajer investasi (MI). MI ini yang ngurusin semuanya termasuk ngasih laporan tentang kabar uang yang kita investasikan.

Di link di bawah juga sebenernya udah menjawab sih. Yang nulis profesional pula, nggak kaya saya yang sotoy hahaha.

Tentang berinvestasi di reksadana 1 dan berinvestasi di reksadana 2.

Terus memulainya gimana?


Balik lagi ke #tujuanloapa. Tentukan dulu tujuan, tentukan nilai nominal uang yang harus diraih, baru tentukan pakai reksadana apa. Kalau mau iseng pake kalkulator reksadana bisa coba simulasinya di sini
Itu angkanya nggak langsung muncul kaya di capture-an itu ya. Diisi salah satu: Target Hasil Investasi atau Nilai Cicilan per Bulan, sama diisi Lama Waktu Investasi. Terus klik hitung. Muncul deh! Coba sendiri deh biar ngerti lol.

Terus harus nulis apa lagi, nggak tahu *kibar bendera putih* T_____T

Baca-baca sendiri di link wikipedia dan link QM Financial di atas udah ngebantu banget kok sebenernya. Jangan males! :p

Terus yang terakhir dan paling penting sebenernya: beli reksadana yang mana? Nah ini yang saya nggak tahu. HAHAHAHAHA. Saya beneran nggak ngerti produk-produknya makanya pake financial planner. Pakai financial planner itu selain keuangan diacak-acak dirapiin, dipilihin juga produk reksadana yang return-nya positif dan stabil sesuai tujuan dan kemampuan.

Oke ya?

-ast-




LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


LATEST VIDEO

PLEASE SUBSCRIBE!
1 comment on "Tentang Reksadana"
  1. Siappppp....jadi emak2 kaya nih, mari berinsv3stasi 😄😄

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)

IG