-->

Tentang Ibu-ibu Kompleks

on
Wednesday, March 12, 2014

Waktu kapan yah gitu, beberapa waktu lalu temen saya @mswynnz posting path. Postingnya tentang baru pindah rumah ke kompleks perumahan dan langsung dapet undangan acara ibu-ibu kompleks gitu macam arisan, dll. Di akhir kalimat (kalau nggak salah) dia nambahin: not so fast. *lupa postingan detailnya gimana wtf* pokonya intinya not so fast jadi ibu-ibu kompleks gitu. (gitu nggak win? :p)

Nah, memang ya seperti yang pernah saya bilang di postingan ini, bahwasanya ibu-ibu adalah jenis manusia yang kompleks walaupun nggak semua tinggal di kompleks (perumahan). *anjir kenapa jokesnya jadi garing ala-ala JG gini -_____-* Tapi emang salah gitu jadi ibu-ibu ala kompleks perumahan yang kerjaannya arisan, gosipan di warung, belanja bareng di pasar baru, dan segala kegiatannya itu?

Ada loh tipikal ibu-ibu yang memang senang bersosialisasi dengan para tetangga. Kebanyakan dari mereka ibu rumah tangga atau guru yang memang ngabisin waktu lama di area sekitar rumah. Mereka memang seneng aja ngajak ibu-ibu lain arisan, botram (orang Jakarta pada botram nggak sih? makan siang bareng dan bawa makanan masing-masing?), atau sekadar ngebakso bareng.

Saya juga pernah jadi ibu-ibu kompleks waktu ibu sama ayah saya naik haji. Naik haji 40 hari yah, bayangkan di wilayah rumah saya ada berapa kegiatan yang terjadi selama 40 hari itu. Di daerah rumah saya, kalau ada yang naik haji, ibu-ibunya membuatkan acara pengajian dengan tujuan mendoakan yang pergi haji dan digelar seminggu sekali DI RUMAH YANG NAIK HAJI . Which is pengajiannya di rumah saya tanpa ada ibu dan ayah saya. Cuma saya sama dua adek saya.

Jadi seminggu sekali saya yang waktu itu kerja full time jam 8 sampai jam 5 harus arrange pengajian juga. Koordinasi sama seorang ibu tetangga dan supir keluarga yang pegang kunci rumah. Karena saya baru dari kantor jam 5, pengajian abis magrib, jadi jam 5 itu di rumah harus udah siap-siap, gelar karpet, siapin suguhan, dll. Pak supir gelar karpet, ibu-ibu siapin makanan.

Masalahnya di RT saya waktu itu yang naik haji dua keluarga. Artinya ada pengajian juga di rumah tetangga yang naik haji. Seminggu dua kali broh pengajian. Kalau giliran di rumah tetangga, ya saya yang dateng kan, masa nggak dateng? Di situlah kerasa sekali jadi ibu-ibunya. Karena sambil nunggu pengajian itu biasanya ibu-ibu nyemil sambil ngobrol a.k.a gosipan segala rupa ya kaaannn. Ya sudah jalani aja. Banyak-banyak mendengarkan daripada bicara, kalau topiknya seru ya nggak apa-apa ikut ngobrol juga. XD

Kebanyakan topiknya soal anaknya, pacar anaknya (oh yes, your mom talk A LOT about your boyfriend with the entire neighbours!), soal suami-suami, banyaklah. Seru deh jadi yang paling muda. Mentok-mentok waktu itu mah ditanya-tanya soal pacar dan disuruh cepet-cepet nikah kan. XD

Nah selain waktu ibu saya ke haji. Saya juga suka dimintain tolong kalau ada tetangga nikah. Di daerah rumah saya, kalau ada anak tetangga nikah, ibu-ibu RT nya jadi among tamu alias penerima tamu dengan kebaya dan kerudung seragam tentunya. Tugas saya yaitu menyulap kerudung ibu-ibu menjadi bunga-bunga cantik nan indah di samping kepala. Jadi biasanya pagi sebelum ada yang nikah, ibu-ibu itu ngumpul di satu rumah dan sayalah yang membuat bunga-bunga itu. Soalnya kalau harus ke salon kelamaan. Ibu-ibu sekitar 20 orang itu akan selesai sekitar 2 jam, soalnya yang bisa hias kerudung cuma saya, ibu saya, sama satu orang ibu tetangga.

Acara hias menghias kerudung ini pernah membawa saya jadi juara satu lomba kreasi kerudung ibu-ibu PKK antar RT se-RW! XD Hadiahnya tempat sayur Tupperware. :')))) Aku anak yang membanggakan sekali wtf.

Nah kan jadi panjang kan ceritanya. Intinya jadi ibu-ibu kompleks itu nggak selamanya garing kok! Lagian biasanya RT yang banyak kegiatan itu solid banget! Kalau ada yang kesusahan pasti tetangga yang bantu duluan. Saling ngasih makanan juga jadi kebiasaan. Kalau di lingkungan rumah JG di Bandung, karena banyak ibu-ibu muda, ibu-ibunya suka masak bareng atau nyoba resep-resep baru di rumah salah satu dari mereka.

Tapi ya memang sisi negatif dan ganggunya pasti ada, selalu ada yang bisik-bisik sana-sini. Ada yang di depan baik, manis, senyum selalu tersungging, tapi di belakang ngomongin yang jelek-jelek. Ya sewajarnya sebuah social circle lah. Bedanya social circle di kampus isinya setara, mahasiswa semua. Social circle di kantor setara, minimal sarjana semua. Kalau di kompleks, social circle nya beragam dari yang berpendidikan sampai yang datang dari kampung dan kelakuannya kampungan banget. Bisa-bisanya kita membawa diri aja. Pilih-pilih kegiatannya, arisan oke, pengajian oke, nongkrong di warung jelas no, ngobrol nggak jelas di depan rumah no juga, ngebakso bareng no karena sini kan makan baksonya pilih-pilih. *BOHONG*

Ya sudah gitu aja. Intinya jadi ibu-ibu kompleks nggak segaring dan se-tidak menyenangkan itu kok, gimana kita menghadapinya aja.

-ast-

PS: maaf ya fotonya random itu lagi coba getty images yang baru buka gratisan buat blogger. MUAHAHAHAHAHHA.




LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


LATEST VIDEO

PLEASE SUBSCRIBE!
4 comments on "Tentang Ibu-ibu Kompleks"
  1. aku sendiri lebih suka tinggal di daerah non kompleks,, malas juga kalau ngegap nggosip gt.mending ngomongin yang positif kalau mulai ngrasani wah malas ngrumpi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. akupun sekarang nggak tinggal di kompleks kok mbak hahaha
      terima kasih udah mampir :)

      -ast-

      Delete
  2. Salam kenal mba.... wuiiihh beneerrr bgt tuh kasus2 ibu komplekss diatas hahaha #soalnya saya ngalamin... hikkssss

    ReplyDelete
  3. Hai mba, salam kenal, keren banget tulisannya, saya juga pernah ngalamin mba, sayangnya saya di cap sombong karena jarang mau ikutan ibu2 kompleknya, baik pengajian maupun arisan, lah gimana mau ikutan anak saya jadwal tidurnya dulu gak teratur banget, jadi selalu gagal pas mau ikutan acara2 kayak gitu.
    Suami juga lembur mulu, di rumah gak ada orang, jadilah saya di kucilkan ama ibu2 se komplek, hihihi :D

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)

IG