Image Slider

Dear Ibu-ibu Instagram

on
Wednesday, April 26, 2017

Dear ibu-ibu masa kini, rekan-rekan sejawatku di jagat Instagram,

Berat ya jadi ibu zaman sekarang. Malam-malam sepi, bosan sendirian pumping atau menyusui, hiburan satu-satunya adalah social media. Apalagi yang bisa dilakukan dengan sebelah tangan?

Scroll, scroll, scroll Instagram.

Ah lucu juga kalau foto pake ini, beli ah! Klik bookmark, pindah ke aplikasi marketplace. Search barang yang tadi, ada!

Cek beberapa toko untuk perbandingan harga. Klik wishlist, gambar hati pun jadi merah, masuk ke dalam daftar keinginan yang entah kapan bisa selesai dibeli semua. Pas gajian aja deh dibayarnya!

Ingat! Cek dulu harga di marketplace sebelum beli di online shop Instagram karena biasanya lebih murah! Kecuali kalau emang cuma jual di Instagram ya.

Betapa Instagram membuat standar punya bayi dan balita jadi berubah ya.

Kok anaknya si A bajunya lucu-lucu banget, kok anaknya si B udah berenang di spa bayi sih, kok anaknya si C kursi makannya gemes! Mau!

Kalau dipikir-pikir mau untuk apa ya. Mau karena butuh atau mau karena ingin foto juga di Instagram?

Ah kalau ini saya juga nggak bisa ngeles, iya ngaku salaahhh. :)

(Baca: Alas Foto untuk Instagram | Serba-serbi Ring Light Demi Instagram!)

Seberapa sering kita bela-belain beli barang yang sebetulnya tidak perlu kalau saja Instagram tidak ada?

Iya sih sejak dulu juga ibu-ibu sudah mendandani anaknya. Tapi seberapa besar pressure Instagram terhadap kelangsungan uang belanja kita?

Baju lucu dengan print limited edition, milestone card yang sebetulnya bisa dibuat sendiri, berbagai baju dan kostum yang hanya bisa dipakai sekali kemudian masuk lemari, selimut motif yang mahal padahal anaknya nggak terlalu suka, bibs gemes yang malah sayang kalau kena kotor makanan, endebrei endebrei.

Kemudian handphone jadi tidak cukup lagi untuk foto. Mulai browsing kamera mirrorless, mulai browsing lensa. beli properti foto yang mana emang dikeluarinnya buat properti doang nggak bisa dipake apa-apaan lagi maakkk. Sekotak tuh ngejugruk di rumah.

Iyaaa, di rumah saya. Hahaha. Mana nih yang samaan juga, tos dulu sini gandengan sama-sama biar kaya pager betis demo. :')

*Btw mending kalau buat foto anak, lha saya banyakan buat foto diri sendiri. :))))))*

Belum lagi kepanikan ulang tahun. Bikin apa yaaa? Custom dan pake tema dong ya biar lucu. Biar lucu kalau apa? Kalau difoto hahahaha. Browsing Pinterest, DIY atau bayar orang. Sama aja. Yang puas bikin sendiri hebaatt, yang mending bayar juga nggak apa-apa lah. Yang penting jadi ya nggak?

Yang lebih penting apaaaa? Yang penting bagus difoto hahahaha.

Belum lagi masa-masa MPASI yang sungguh menyiksa bagi ibu-ibu bekerja dan tidak suka ke dapur kaya saya. Boro-boro dibentuk dan dihias pernak-pernik Daiso, masakan saya dimakan aja udah untung banget. Kebanyakan malah weekend makan buah doang, biarkan gizi seimbang dijaga oleh daycare lol.

Tertekan karena ibu-ibu lain begitu banyak waktu dengan hias MPASI? Unfollow aja kelaarrr. Sekarang sih karena udah lewat masa-masanya, saya santai aja sama yang suka upload MPASI dihias. Malah ngerasa ih lucu-lucu banget sih. Dulu mah sebal hahahaha. Merasa gagal, merasa nggak mampu, padahal nggak berusaha juga. Ya maklum ya, beralasan lebih gampang dibanding bertanding. Apeu lol.

Tapi katanya segala sesuatu akan lebih ringan kalau kita berhenti membandingkan diri dengan orang lain. Tidak semua orang perlu punya hal yang sama bukan? :)

IYAAAAA. Kalau mulai merasa terganggu, iri, atau malah menimbulkan lubang dalam hati maka unfollow.

...

Ujar saya yang nyinyirin artis Instagram aja jadi blogpost nyahahaha. Becanda doang kok itu gengs, serius, tapi nggak serius saya iri atau apa. Nulisnya aja sambil ketawa-tawa. Lucu-lucuan aja menyuarakan hati ibu-ibu yang mungkin ingin cari temen, oke yaaa? YAAAA.

(Baca: Tentang Hidup Sempurna Artis Instagram)

Jadi sekali lagi, rekan sejawatku di Instagram, tidak apa-apa kok beli barang lucu-lucu demi foto bagus. Tidak apa-apa juga terobsesi dengan feed Instagram demi kebahagiaan hakiki. Tertawalah dan anggap menata feed adalah komedi. Lucu-lucuan aja, jangan dibikin stres apalagi dibikin utang. Olrait?

Jangan lupa, kita bisa iri pada feed orang, tapi bayi kita tidak. Ia tidak akan protes kenapa bibs bayi sebelah motif geometrisnya lebih bagus dibanding bibs dia yang gambar kartun biasa.

Ya, akan ada masanya dia membandingkan barang dengan barang temannya tapi nanti. Nanti sekali beberapa tahun lalu. Dan ketika masa itu datang, ia mungkin sudah tidak mau difoto sambil ditata dengan properti.

Saya ngaku salah. Bukan untuk Bebe tapi untuk saya sendiri. Entah seberapa banyak barang yang saya beli hanya karena Insta-worthy. Entah kapan saya akan berhenti. Yang jelas untuk saat ini, feed Instagramku adalah kebahagiaanku. :))))

Sampai jumpa di Instagram! Foto noise jangan di-upload ya!

Follow saya juga dong @annisast. HAHAHAHA MODUS KAPANPUN DI MANA PUN!

With love,
-ast-
yang baru beli lensa Cina murah meriah demi feed Instagram yang lebih baik 😂😂😂


JUARA Candlenut Body Creme Review

on
Tuesday, April 25, 2017

Apa kabar yang baru selesai long weekend? Udah move on belum? Hahaha. Long weekend kebanyakan mah yang ada pusing uang abis yhaaa.

#SelasaCantik kembali dengan Edwina yang kali ini akan review JUARA Candlenut Body Creme. Ini kebetulan saya punya juga trial size dan udah habis saking enaknya!

Buat yang belum tau, JUARA ini produk dari New York tapi salah satu foundernya orang Indonesia (makanya namanya JUARA). Semua produknya vegetarian dan pake tumbuhan kekayaan nusantara gitu termasuk ini, dari kemiri.

Dan ini enaaakkk banget. Coffee scrubnya juga enak, jadi saya biasanya panggil mbak jamu ke rumah, scrub pake JUARA terus pake candlenut body creme ini haduh enak bangeeett. Cuma sayang, mahal sis. T________T

Oke ini dia review Wina.

Oiya, #SelasaCantik juga bagi-bagi voucher Sociolla lho. Kalian bisa dapet diskon Rp 50ribu (min. pembelian Rp 250ribu) dengan kode voucher Sociolla SBNLA0R7.





💖 100% vegetarian.

💖 Diproduksi oleh brand skincare berbasis di New York, JUARA, dan salah satu founder-nya adalah orang Indonesia.

💖 Body creme dikemas dalam jar material plastik yang kokoh berwarna coklat.

💖 Mengandung candlenut oil, illipe butter, rice bran oil, dan avocado oil yang kaya vitamin E dan bermanfaat menjaga kelembaban, kelembutan, serta elastisitas kulit.

💖 Teksturnya berupa cream yang thick berwarna putih susu tetapi tetep mudah dibaurkan.

💖 Cepat meresap ke kulit tanpa terasa lengket.

💖 Wangi candlenut (kemiri) yang menenangkan dan tahan lama.

💖 Efeknya kulit lebih lembab, lembut, dan wangi.

💖 Cocok untuk semua jenis kulit, terutama yang kulitnya kering banget.

💖 Sudah teruji secara dermatologi.

💖 Bebas paraben, chemicals, gluten, certified cruelty free.



💔 Harganya mahal dibandingkan produk sejenis.



Rp535 ribu (full size, 222ml)



Sociolla, Sephora



No, pricey banget!



🌟🌟🌟🌟✰

4 out of 5


Sampai jumpa di #SelasaCantik berikutnya!
Follow Wina di social media dan main-main ke blognya ya!

BLOG | IG: @mrswynnz | Twitter: @mswynnz




WHEN IT'S ONLY JG & AST #125 - #133

on
Friday, April 21, 2017

Ya ampun rekor ini 6 bulan nggak update postingan When It's Only JG & AST. Aku pikir kalian nggak nunggu gengs, tapi kemarin ada yang email (hai Lila!) dan bilang seneng banget sama series ini. HUAAAAA. Jadi inget deh udah lama nggak update.

Oke deh update deh update.

#125 Miras

Me: "Aku beresin kulkas dulu ya, ada bekas minuman mengeras"

JG: "Miras?"

Me: "Apa sih?"

JG: "Minuman mengeras"

T__________T

*

#126 Sampo

JG punya sepeda kalian udah pada tau lah ya. Nah dia jadi kadang naik sepeda ke kantor. Jadi di rumah nggak mandi, mandinya di kantor. Tentu jadi bawa lah alat mandi ke kantor.

Suatu hari aku cek pouch peralatan mandinya.

Me: "Kamu ngapain bawa Frozen Bebe?"

*si Bebe pernah cranky di Superindo pengan beli Eskulin Frozen cuma nggak mau pake karena perih di mata*

JG: "Ya buat sabunan lah daripada nggak dipake"

Me: "Tapi ini SAMPO. Jadi kamu bawa sampo dua ini tapi nggak bawa sabun"

JG: "Ya biarlah aku sabunan pake sampo"



(Baca: No Poo Movement, Gerakan Tanpa Keramas!)

*

#127 Barang lucu

JG kantornya sebelah Lotte Shopping Avenue jadi sering banget siang-siang ngemall. Suatu hari.

JG: "Tadi aku lewat Scoop terus ada cewek-cewek gitu pada bilang 'ini lucu ya ini lucu ya' dasar cewek, beli karena lucu bukan karena perlu"

Me: "EMANGNYA KAMU PERNAH PERLU HOT WHEELS?"

GOTCHA!

*

#128 Kakek-kakek

Di mall.

Me: "Sayang liat deh itu ceweknya muda banget tapi cowoknya kakek-kakek"

JG: "Udalah biar aja, mungkin ceweknya pernah diselamatin si Kakek itu pas mau ketabrak mobil"

*

#129 Kentut

Malem-malem sebelum tidur.

JG: "Bau kentut sendiri itu nikmat ya sayang"

Me: "Dih, ga nikmat cuma nggak masalah kalau dibauin sendiri"

JG: "Yah emang di dunia ini ada hal-hal yang nggak bisa kita bagi"

-_________-

*

#130 Intuisi

Malem-malem lagi kalem. Tiba-tiba JG panik.

JG: "Hah aku lupa! Aku harus nonton intuisi!"

Me: "Intuisi apa sih?"

JG: "Itu video klipnya baru rilis"

*dalam hati* Oh Raisa baru rilis video klip.

...

...

Ternyata Intuisi lagunya Yura Yunita.

...

Maaf ya aku bahkan nggak tau Yura itu yang mana. T________T

*

#131 Happy

JG: "Sayang kamu happy nggak sama aku?"

Me: "Hepi"

JG: "Kalau gitu ayo clap your hand!"

Me: "..."

JG: "Ayo sayang, say hooray! Hooray!"


*

#132 Royco

Lagi makan di mall. Makanannya kaya kurang bumbu.

Me: *ngeluh* "Ah apaan sih ini nggak ada rasanya"

JG: "Ya udah bentar aku turun ya?"

Me: "Ke mana?"

JG: "Beli Royco"

😂😂😂

*

#133 #TeamBachdim

I hate beach. You know I do. 

Me: "Sayang, ke pantai yuk!"

JG: "Hah ngapain ah!"

Me: "Foto gini ... *ngeliatin Instagram* ... terus upload di Instagram kamu ... pake caption kaya gini"

JG: "Ya udah nanti pas ultah kamu ke 30"

Me: "SEKARAAANGGG"

JG: "Ya nanti gimana captionnya nggak bisa samaaaa"

X))))))


Udah ah capek. See you and happy long weekend!

-ast-


#SassyThursday: Menerima Kekalahan

on
Thursday, April 20, 2017

Topik yang sungguh sesuai dengan situasi dan kondisi yaahhh. Hahahaha. Tapi tenang, nggak akan mengaitkannya ke politik. Saya cuma mau cerita gimana saya dan JG sangat berbeda dalam menanggapi kekalahan.

Sialnya, kami tidak menemukan alasan pasti kenapa kami berbeda. Jadi mengajari Bebe pun samar-samar. Bagaimana agar dia bisa menerima kekalahan tanpa harus terlalu down?

Baca punya Nahla:

Oke satu-satu.

Saya tipe yang nggak pernah terlalu kepikiran kalau kalah lomba. Iya sih deg-degan banget pas pengumuman dan pasti ada nyes "yah kalah" gitu. Tapi ya udah, nggak akan sampai 5 menit udah lupa dan lewat aja.

JG sebaliknya, saya yang lomba, saya yang kalah, bisa dia yang down banget dan kesel. Padahal sayanya lempeng aja. Dia gremetan sendiri sedih gitu hahahaha. Bisa sampai besok paginya masih "ah sebel kamu kalah" gitu coba. 😂

Kami pun mencoba merunut alasan kenapa ya kok bisa begini ya. Katanya anak harus diajari kompetisi sejak dini. Saya sama JG kompetisi banget, dari TK kali deh sering ikut lomba mewarnai, menggambar, dll.

Sering kalah banget tapi justru dulu katanya JG biasa aja. Makin gede aja makin nggak bisa move on dari kekalahan. Kenapa sihhhh. Bingung hahahahaha.

Waktu kecil juga katanya JG jarang rebutan sesuatu. Main ya sama-sama aja kenapa harus rebutan. Sungguh toleran ya, aku bangga lol. Cuma kalau sama makanan aja dia pelit katanya sejak kecil. Meh. Tetep sih tampaknya nggak ada hubungan antara pelit makanan sama sama takut menerima kekalahan.

JG sampai ada di level menghindari kompetisi soalnya. Saking takut kalah dan kepikiran. Kecuali main bola katanya, kalah juga biar karena sadar diri nggak jago. 😂

Kalau udah gini, kemungkinannya ada di perbedaan kepribadian. Saya thinking banget sementara JG lebih ke feeling. Jadi saya cenderung realistis sama segala sesuatu. "Oh kalah ya? Ok" gitu.

Sementara orang feeling kan cenderung "masokis" ya. Udah tau bikin sedih, malah diinget terus bukannya dilupain. Malah semacam menikmati kesedihan gitu. Kemudian misah-misuh sendiri hhhh. Sisi orang melankolis yang nggak akan pernah dimengerti oleh orang realistis kaya saya lol.

(Baca: Saya #TeamRealistis! People with no feeling!)

Kecuali kalau dicurangi ya. Saya tipe yang confront ketidakadilan di mana pun jadi ga jangan harap saya diam. Dari urusan kurang kembalian sampai antrean. Tapi most of the time kalau lomba dan memang yang menang oke ya saya langsung move on.

Juga kemungkinan saya anaknya kompetitif dan ambisius. Saya juga tipe yang nikmatin proses kompetisi, adrenalin ada saat kompetisi, bukan cuma nunggu saat pengumuman.

Makanya kalau berhasil bikin sesuatu yang saya anggap bagus, saya bangga sendiri. Orang nggak apresiasi ya terserah. Yang penting menurut saya bagus weeee 😂

Itu juga dipengaruhi sama saya yang cuek sama segala sesuatu termasuk omongan orang. Saya jarang banget tersinggung sama omongan orang atau sampai kepikiran. KECUALI orangnya memang penting dalam hidup saya.

Makanya saya bikin postingan apa juga, selama saya benar dan punya data serta fakta, saya nggak pernah takut disindirin orang. Terserah orang mau ngomong apa, I don't care hahahaha.

Dan kadang kalah bikin kita belajar banyak lho! Oh yang menang ternyata caranya begini begini begini. Dicatat dan diingat untuk diterapkan di masa depan. Malah kadang saya sampai kagum sendiri karena orang kok kepikiran ide kaya gitu! Hahaha.

Kecuali caranya licik ya biasanya saya sumpahin hahahaha. Nggak deng, biasanya jadi pengingat bahwa saya tidak akan pernah melakukan itu.

Karena surprisingly orang-orang licik ini banyak yang sukses. Kalau kata JG, temen-temen yang menghalalkan segala cara kok pada lebih kaya dari kita ya? Yah, gimana, mau nggak jujur? Gimana kalau anak kita nggak jujur sama kita? :)))))

(Baca di sini, posting lama Tentang Kejujuran)

Ya udah itu aja. Kalian termasuk yang mana? Yang cuek pada kekalahan atau yang nangis semalaman? HAHAHA. Komen yaa! :)

-ast-


5 Akun Resep Masakan Wajib Follow di Instagram

on
Wednesday, April 19, 2017
[SPONSORED POST]

Siapa yang hobi follow akun makanan di Instagram? Sayaaa. Selain follow food blogger, saya juga suka mantengin akun-akun resep masakan. :)


Instagram itu menyenangkan sekali ya! Meski banyak yang masih suka-suka gue (which ya terserah juga sih lol), saya sendiri sih nikmatin banget liat foto-foto bagus di Instagram.

Iri banget jadinya kalau liat sesama ibu-ibu yang fotonya bagus-bagus banget. Apalagi akun resep masakan. Pertama saya nggak bisa dan terlalu males untuk masak jadi iri lah tentu, yang kedua kenapa fotonya profesional banget! Sebel! Aku iri! Aku butuh kamera baru! *modus* lol

Ibu-ibu yang share resep di Instagram kan sebenernya banyak banget ya. Tapi ya gitu, rata-rata cuma foto tampak atas dengan alas foto. Ini saya kurasi akun-akun yang sama-sama share resep masakan tapi fotonya profesional banget. Memang pake kamera yang nggak main-main juga sih, editingnya juga kece. Hiks.

Kalau udah gini pasti jadinya meratapi Instagram sendiri lah yang nggak tahu mau dibawa ke mana hahaha. Btw karena saya lagi nggak mood amat nulis blog, saya jadi cerita di Instagram. Cerita pendek 5 paragraf yang semoga bisa menginspirasi. Hahaha. Boleh loh follow Instagram saya @annisast. *modus kedua* lol

Ya, jadi ini dia 5 akun Instagram yang share resep masakan dengan foto yang indah banget secara visual:

@justtryandtaste



Siapa yang nggak tau JTT cobaaaa! Yang pernah browsing resep masakan Indonesia pasti pernah mampir di blognya. Instagramnya juga bagus banget, meskipun beliau nggak share resep langsung di caption tapi tetep share di blog. Tapi dibantu keyword-nya banget lho!

*

@pujihamzah



Mbak Puji ini bagus banget fotonya dan aliran apa ya namanya yang gelap-gelap itu. Kan ada tuh aliran white table, ini sebaliknya pokoknya hahaha. Apa sih saya nggak jelas ah. Pokoknya follow dulu lah, dijamin mata termanjakan. Resepnya juga ditulis sederhana jadi gampang dimengerti.

*

@bundnina_kitchen



Bunda Ninaaaaa, kenapa bagus-bagus amat fotonya. Mouth-watering dan artsy sekali sungguh. Propsnya nggak main-main. Foto anggur aja bisa jadi bagus banget! Follow deh!

*

@hanhanny



Aku suka mbaknya karena sering share resep kue basah macem-macem banget. Beberapa foto beliau saya bookmark tapi ya dibookmark doang nggak dieksekusi hahahaha. Ngiler banget liat foto bolu kukus gula merah huhu.

*

@ayudiahrespatih



Ini saya suka feednya karena terang banget dan bukan yang gelap gloomy hahaha. Mbaknya juga suka bikin bento dan yang sebegitu lucunya aja dibilang abal. Apakah kalian gemaasss? *menoyor diri sendiri*

*

Jadi ya itulah 5 akun Instagram resep masakan yang akan bikin feed kalian indah dan informatif. Mau masak juga tapi nggak punya alat masak yang mumpuni? Kumpulin stamp Alfamart yuukkk!

Hubungannya apa sis? Ih kalian masa belum tau kalau tahun ini Alfamart punya Kejutan Awal Tahun 2017 Royal VKB Cookware. Cukup belanja Rp 30.000 (berlaku kelipatan) kalian akan dapet satu stamp Alfamart. Plus extra stamp kalau di daftar belanja ada produk sponsor

Nah stamp yang udah terkumpul bisa ditukar dengan alat masak berbahan teflon dengan standar uji Eropa Royal VKB Cookware dengan harga diskon hingga 85%! Liat nih punya aku, bagus bangeeett. Aku nggak pake dulu karena sayang-sayang, masih punya yang lain hahaha. Sungguh emak-emak sejati.


Nggak suka stamp fisik karena ilang-ilangan dan nyelip di dompet? Duh canggihan dikit dong. Download aplikasi Alfastamp, aktifkan dengan nomer ID kartu Ponta Alfamart, udah deh bisa mulai kumpulin stamp digital. Ada bonus stamp juga waktu pengaktifan pertama kali.

Dan ibu-ibu ini memang pejuang diskonan sejati yaaa. Cookware-nya laku banget sampai banyak stok kosong di mana-mana. HHHHH.

Nah untung Alfamartnya sigap. Biar nggak kehabisan lagi, sekarang bisa pesan dulu mau order yang mana. Periode pemesanan barang 1 April 2017 – 21 May 2017. Untuk pemesanan ini bisa via kasir untuk stamp fisik dan via aplikasi untuk stamp digital. Gampang kaannn.

Barang bisa diambil setelah minimal 4 minggu setelah memasukkan pemesanan dan maksimal hinggal 30 Juni 2017. Barang harus diambil di toko tempat melakukan pemesanan. Untuk stamps digital, pastikan kode toko yang dimasukkan sama dengan toko pengambilan.

Info lengkap klik di sini ya http://alfamartku.com/program #PilihanBundaAlfamart. Selamat hunting stamp! Jangan lupa foto-foto biar Instagramnya kece!

-ast-