Mengubah Mimpi

on
Tuesday, April 4, 2017
Abis baca postingan mbak Ira soal bagaimana kehidupan sosmed dan urusan belanja, gue juga jadi pengen ikut curhat. Sebabnya apalah lagi kalau bukan konser Coldplay yang harus dilewati begitu saja wahahahahahaha.



Ini udah sempet gue ceritain dikit sih di Instagram (klik dan baca captionnya!). Betapa gue sedih sih nggak nonton Coldplay, tapi nggak galau banget. Sedih lah karena Coldplay gitu loh! Si Bebe aja namanya dari album Coldplay!

Tapi gue sadar diri dan nggak menyesali sampai cranky karena keputusan tidak nonton itu adalah keputusan yang gue ambil dengan sangat sadar. Bukan yang pengen terus nggak punya duit atau dilarang suami hahaha.

Duit ada lah, mampu lah ya nonton konser mah. Cuma kan sayang, sayang aja keluar uang segitu buat nonton konser. Belum tiket pesawat dan hotel kan. Sementara gue masih punya utang KPR, dana pendidikan baru 3/4 jalan, dan dana-dana lainnya sebagai akibat kita memilih jadi orangtua lol. Harus diakui lah, setelah punya anak dana-dana itu mendadak jadi diatur ulang dan dipikir ulang kan.

Terus gue antara bangga sama miris sama diri sendiri karena gue memilih untuk nggak senang-senang impulsif demi diri sendiri. Beda sama beberapa tahun lalu.

Beberapa tahun lalu gue gajian sendiri ya diabisin sendiri kan. Nonton konser ke Singapur minimal abis lah 4jutaan mah. Tapi gue nggak mikir panjang, masih pake belanja dan beli merchandise pula.

Padahal artisnya juga ke Indonesia dan pas di Indonesia gue nonton lagi konsernya karena harus liputan, artis yang sama. Sebut saja Bigbang lol. Abis liputan hari pertama besoknya gue BELI LAGI tiket untuk nonton konser hari kedua. Kalau dipikir sekarang mah GUE GILA APA GIMANA. HAHAHAHAHA

Dan gue bukannya kaya loh ya, emang dulu nggak punya tabungan aja. Punya tabungan hanya untuk dibelikan sesuatu, jadi beneran nggak punya duit nganggur banget. Nabung ah beli iPhone, nabung ah nonton konser, nabung ah beli sepatu. Begitu siklusnya. Yang mana lucu-lucu aja sih DAN bahagia huhuhuhu.

Kalau sekarang punya duit 4juta nganggur duh mending masuk dana darurat yang juga masih belum tercapai seperti juga dana pendidikan HAHAHAHAHA. SD mahal, aku sebal. SMP dan SMA pun mahal. Apalagi kuliah. Lha daycare aja mahal. T______T

(Baca: Tahap Menyiapkan Dana Pendidikan Anak)

Terakhir gue nonton konser itu konser solo G-Dragon 2012 ya? 2012 apa 2011 sih lupa. Konsernya masih di MEIS Ancol, gue nggak liputan tapi emang sengaja aja mau nonton kesayangan, beli tiket festival. Berapa ya harganya Rp 1,5jutaan lah. Tapi itu baru mau nikah, boro-boro punya anak. Kalau sekarang gue lebih suka uang-uang itu jadi angka di tabungan. AKU KENAPA. APA AKU DEWASA. MENGAPA AKU DEWASA LOL.

Betapa anak bikin mimpi-mimpi jadi berubah. Segala hal yang dulu bikin gue hepi ternyata nggak lagi bikin gue hepi. Betapa anak bikin keuangan gue lebih tertata. Ya lo bayangin aja dulu gue beli sepatu seharga setengah gaji sebulan. Itu gimana caranya coba? Masuk akal ga?

Masuk akal dong.

Karena semua orang punya cara membelanjakan uangnya sendiri. Dari dulu gue paling sebel sama yang nyinyirin gue ngabisin duit nonton konser tapi sendirinya impulsif kalau beli buku. Ada yang bahagia dengan nonton konser, ada yang bahagia dengan beli buku. Terserah dong mau dibeliin apa?

Ada yang bahagia pake sepatu mahal, ada yang bahagia liat angka di tabungan. Ada yang muda hura-hura, ada yang muda ngirit parahhh. Tau-tau beli rumah cash. Yha. Nggak ada yang salah, nggak ada yang benar.

Yang bisa beli rumah cash boleh bangga dan merasa sukses. Sebaliknya yang duitnya habis buat nonton konser atau liburan juga nggak usah kecil hati karena kalian melewati pengalaman yang berbeda. Pasti ada pelajaran yang bisa diambil kok gengs dari setiap cerita masa lalu. Ada cerita berbeda juga yang bisa diceritain sama anak cucu kalian. Ehm.

(Baca: Cita-cita yang Tertunda Karena Anak)

Yang nggak pernah nonton konser pasti nggak akan tau kalau abis nonton konser itu euforianya bisa sampai lamaaaa banget. Minggu pertama masih cari-cari video konser di YouTube, minggu kedua masih senyum-senyum dengerin playlist konser, minggu ketiga mulai panik karena si artis kan tur tuh, lagi jadwal di Malaysia weekend ini. Langsung heboh cek tiket dan cari calo HAHAHAHA. Minggu keempat mulai sedih dan akhirnya beli DVD konsernya lol. Lyfe of a fangirl.

Dan iya, gue pernah beli tiket di calo ... di SINGAPUR. Beli di Carousell Singapur, dulu Carousell Singapur itu macam Kaskus gitu kalau di sini. Aplikasinya belum masuk Indonesia kaya sekarang hahahaha. Duh hidupku penuh nostalgia.

Jadi yah, tetep sedih gara-gara nggak nonton Coldplay hahahaha. Tapi menghibur diri karena yakin gue akan sebel sendiri kalau impulsif nonton terus uang di tabungan ngurang banyak. Dulu Singapur bisa jadi weekend gateaway karena dolar Singapurnya cuma Rp 6000 aja sis. Sekarang Rp 9500 ya ampun stres. Sekarang orientasiku uang, uang adalah segalanya lolol.

Mimpi gue berubah seiring dengan gaya hidup yang berubah. Mimpi gue bukan lagi untuk diri gue sendiri, tapi juga untuk si Bebe yang gue beliin mainan lebih sering dibanding gue beli lipstik. Mimpi berubah dan itu tidak apa-apa.

Btw buat ciwik-ciwik yang belum nikah. Ayo ditanya dulu calon suaminya, masih boleh nonton konser nggak kalau udah nikah. Kalau pun nggak dibolehin tenang aja, begitu nikah dan punya anak juga kita sadar diri kok mikir dua kali mau nonton konser hahahaha.

Ya kecuali kalau duit lo nggak bergantung sama gaji. Atau minimal rumah dan mobil udah dibeliin orangtua dan mertua jadi nggak pernah kenal KPR dan KTA. Gaji sisa banyak deh.

Hidup emang gitu gengs. Atur ajalah asal bahagia ok!

:)

Kalau kamu, apa mimpi yang kamu ubah setelah punya anak?

-ast-
LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

6 comments on "Mengubah Mimpi"
  1. gue yang tadinya ngga punya mimpi apa2 pas gadis (lempeeeeng aja idup gue), pas punya anak ya jadi mulai terarah lah idup gue wkwkwkwkwk

    ReplyDelete
  2. Nonton hammersonic Ya Allah mulai belum nikah sampe udah punya bayi juga masi pengen nonton aja. Malah pas hamil 3 bulan udah mau beli tiket,eh ga jadi berangkat gara2 mual2. Hahahah. Sekarang masih kepengen sih,tapi kayanya mending ditabungin buat anak sekolah. Huhuhu....

    ReplyDelete
  3. udah sering mengubah mimpi cha...tp ga bs berhenti mimpi euy.
    suka ngerasa kebanyakan mimpi jugaa

    ReplyDelete
  4. Cha, satu hal yang paling gue banggakan adalah gue bersama suami berhasil punya rumah (walau KPR) sebelum usia 30 tahun! Sejak awal menikah, kami fokus nabung untuk DP KPR. Percaya banget pepatah "bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian," and it worked! Setelah punya rumah, nah baru tuh godaan banyak dan susah fokus ke satu hal. Pengen upgrade penampilan dan liburan. Padahal fokusnya jelas, beli mobil! Hehehe. So far, karena gue belum punya anak, sebagian gaji disisihkan ditabung dan investasi. Mungkin kalau udah punya anak, beda lagi ceritanya, hehehe.

    ReplyDelete
  5. Kalo aku sih apa-apa boleh sebenernya, tapi uang yang nggak ada 😂

    ReplyDelete
  6. Postingan ini kok ya pas banget dgn kejadian heboh soal penipuan cewek yg nonton coldplay hasil utang sana sini
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)