Agar Area Vagina Tetap Terawat dan Tak Iritasi

on
Tuesday, July 24, 2018
[SPONSORED POST]

Oke, hari ini kita akan membicarakan tentang vagina.


Tolong diingat kalau saya nggak akan bilang vagina sebagai “area kewanitaan” ya because IT IS VAGINA. We’re not supposed to be ashamed to say vagina as VAGINA not “area intim” or “area kewanitaan” whatsoever. Kalau bilang vagina aja tabu atau malu, maka mencari info tentang vagina bisa jadi tabu dan malu juga.

Padahal kan vagina juga bagian tubuh manusia ya. Murni pelajaran biologi dan pendidikan seksualitas. Nggak perlu merasa malu apalagi menganggap tabu. Gunanya kalau terjadi sesuatu sama vagina, kita nggak sungkan untuk bicara sama orangtua atau dokter.

Begitu. Jadi ceritanyaaaa ...

… sejak pasang IUD sebagai kontrasepsi, area luar vagina saya jadi sering terasa lebih lembab. Kenapa? Karena sering keluar lendir bening gitu, kadang kecoklatan, pernah bercampur sedikit darah tapi bukan keputihan. Saya kemudian chat dokter kandungan (melahirkan dan pasang IUD sama beliau) terus katanya itu wajar dan udah pernah dijelasin sebelum pasang.


Ya lupaaaa. Boro-boro inget, pas pasang IUD itu saya superpanik lebih panik daripada saat mau melahirkan lol. Setakut itu.

Jadi sejak menyadari bahwa efek IUD adalah jadi ada kemungkinan banyak lendir keluar dari vagina, saat itu saya jadi sadar kalau saya harus memperhatikan kondisi vagina lebih baik lagi. Karena jadinya harus sering ganti pantyliners dan selalu bawa pantyliners ganti ke mana-mana. Nggak repot sih cuma takutnya nih kalau saya skip atau males ganti dan dibiarkan lembap, jadinya keputihan. Nambah masalah baru kan. Masalah yang dibuat sendiri pula kan kesel.

Ada yang belum pernah keputihan sama sekali nggak sih?

Saya nggak inget ya kapan terakhir saya keputihan yang berbau dan gatal karena saya jagain banget. Tapi untuk mencegahnya, ya kalian juga harus jaga vaginanya. Caranya:

- Pastikan tangan bersih sebelum menyentuh area luar vagina. Terutama saat mengganti pembalut karena kadang kondisi tangan kering kan. Cuci tangan dulu pake sabun ok!

- Bersihkan vagina dari DEPAN ke BELAKANG. Ini basic banget jadi harusnya pada udah tau ya.

- Keringkan dengan tisu sampai benar-benar kering sebelum kembali pakai celana setelah buang air kecil. Teorinya sih bersihinnya juga dari depan ke belakang tapi kalau saya sih lebih suka di-tap-tap aja biar mengurangi gesekan.

- Ganti rutin pantyliners dan celana dalam. Selalu bawa cadangan pantyliners di tas dan jangan pake celana dalam (DAN CELANA LUAR) yang terlalu ketat. Celana jins ketat itu kalau di aku sih ngaruh banget bikin area luar vagina jadi lebih lembap. Karena jins kan nggak nyerap keringat ya.

- Ganti pembalut setiap 3-4 jam atau maksimal 6 jam. Selalu bawa ganti atau ya taro satu pack di kantor dan sebungkus di tas biar selalu punya cadangan.

- Pakai pembersih kewanitaan yang cocok untuk menstruasi.

Nggak susah sebenernya. Yang susah itu cari air bersih untuk cebok. Masalah negara dunia ketiga banget ya.

Sering kan kita denger vagina hanya butuh air atau hanya butuh sabun mandi biasa. Padahal ya tergantung airnya juga. Kalau airnya air rest area Cipularang yang butek gitu kan apa kabar banget deh. Jorok juga jadinya.

Sabun mandi biasa juga rata-rata bikin kering karena pH-nya nggak sesuai sama pH vagina. Apalagi kulitnya sensitif kaya saya. Iya area kulit di sekitar vagina saya sensitif banget. Sensitif level nggak bisa sembarangan ganti merek pembalut.

Pas abis melahirkan itu saya ala-ala banget pake pembalut khusus nifas taunya merah-merah iritasi di kulit yang nempel ke pembalut, beneran iritasi merahnya membentuk pembalut. Panas dan gatel parah huhu. Baru sembuh setelah ke dokter, dikasih salep dan disuruh pake pembalut yang biasa dipake kalau mens aja. Ribet yha.

Jadi pake sabun untuk vagina juga nggak ada salahnya lho! Iya kita juga sering denger kalau pake sabun pembersih vagina setiap hari bisa mengganggu bakteri baik. Nah, BETADINE punya produk terbaru yang beda dengan sabun pembersih vagina biasa, namanya BETADINE Feminine Wash yang tersedia dalam versi foam (MY FAVORITE!), liquid, dan wipes alias tisu basah.


BETADINE Feminine Wash ini bukan cuma menyeimbangkan pH vagina tapi juga mengandung probiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik. Jadi aman banget dan tepat untuk pemakaian harian.

Kalian mungkin pernah denger ya produk BETADINE yang antiseptik, tapi itu beda. Yang sebelumnya itu namanya BETADINE Feminine Hygiene. Kalau yang hygiene itu memang mengandung antiseptik dan nggak disarankan untuk pemakaian harian. Khusus pas menstruasi aja karena bakteri emang berlipat banget kan saat menstruasi.


Kalau BETADINE Feminine Wash justru nggak mengandung antiseptik, kandungannya juga natural dan fungsinya memang bukan untuk mengobati tapi untuk perawatan sehari-hari sebagai pembersih alami. Selain prebiotik, BETADINE Feminine Wash juga mengandung formula Tri-care yang diperkaya dengan bunga Immortelle.

Saya coba yang versi foam dan rasanya sama sekali nggak kaya sabun! Kalian tau kan sabun muka dengan pH balance juga biasanya bikin kulit nggak kering atau ketarik sama sekali, nah BETADINE Feminine Wash foam juga rasanya gitu. Nggak keset, nggak perih, nggak kering dan nggak bikin iritasi. Nggak ada efek kerasa kering setelahnya. Wanginya juga enak.


Yang wipes juga praktis banget. Kandungannya sama dengan yang foam tapi bentuknya tisu basah. Isinya 10 dan biodegradable jadi bisa di-flush di toilet tanpa takut nyangkut. Keren banget kaannn. Yang wipes ini praktis banget buat traveling, wajib ada di tas. Nggak lagi-lagi jijik sama air di toilet Cipularang *TETEP*.



Saya beli kedua varian BETADINE ini di drugstore, harga yang foam Rp 45ribu dan yang wipes (isi 10 lembar) itu Rp 9,900. Kalian bisa beli di Guardian, Watson, Alfamart atau drugstore mana pun, udah available di mana-mana kok!

Lagian kalau produk BETADINE mah percaya banget lah ya. Kalian tau nggak, NASA aja pake BETADINE antiseptik untuk bersihin Apollo 11 dari berbagai kuman luar angkasa waktu pulang dari bulan. LITERALLY DI-LAP PAKE BETADINE LOH ITU APOLLO 11. #funfact

Tertarik untuk nyoba? Nyoba BETADINE Feminine Wash loh ya bukan nyoba ngelap pesawat luar angkasa HAHAHAHA.

Untuk info lebih lengkap bisa dilihat di sini ya!

Website: tanyawanita.id
Instagram: @tanyawanitaid
Facebook: Tanyawanitaid

-ast-

LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

9 comments on "Agar Area Vagina Tetap Terawat dan Tak Iritasi"
  1. Ku pikir betadine vagina wash

    ReplyDelete
  2. Ku sebenernya masih agak skeptis dengan produk pembersih vagina. Dokter kandunganku dulu nggak menyarankan memakai produk macam gini (atau dulu2 yang kayak ada kandungan sirih dsb). Tapi aku penasaran karena masa iyaa muka dirawat tapi area paling lembab dan rentan bakteri nggak dikasih perawatan juga.

    Thank youuu, Mba untuk review-nya! :D

    ReplyDelete
  3. Info nya bermanfaat banget:)

    ReplyDelete
  4. Harga nya juga masih terjangkau ya ...

    ReplyDelete
  5. Saya sering bingung untuk membeli produk untuk daerah yang sensitif ini. Tapi saya lihat-lihat ini produk dari betadine pasti bagus ....

    ReplyDelete
  6. Wah, ada versi tisu nya juga ya...

    ReplyDelete
  7. wipesnya sekarang selalu ada di tas aku :) aku paling suka yang warna ungu, wanginya enak

    ReplyDelete
  8. wah boleh dicoba..biasanya pakai betadine buat kumur..ini ada yang buat area kewanitaan juga

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)