-->

Bebe (Mogok) Les Renang

on
Sunday, August 5, 2018
Ampun ya cerita Bebe les renang aja belum mulai eehhh udah mogok aja anaknya kemarin uhuhuhuhu ibu sedih.

Buat yang nggak follow Instagram saya (NGGAK NGERTI LAGI KENAPA HARUS NGGAK FOLLOW SIH AH) mungkin belum tau kalau Bebe les renang setiap hari Sabtu. Sabtu kemarin itu pertemuan keempat. Ini udah saya stories sekilas sih tapi ribet nyarinya dan saya bertekad kan selalu nulis perkembangan Bebe di blog ini biar kalau lupa tinggal search dan baca.



Kenapa Bebe les renang?

Karena saya dan JG merasa dia kurang tinggi *tetep*. Ya meskipun kata dokter Aman Pulungan, latihan fisik nggak segitu ngaruh sih dibanding gen, tapi ya MENGAPA TIDAK DICOBA LAH YA.

Kedua, karena saya sebel banget Bebe itu Sabtu dan Minggu kerjaannya nonton doang. Ya itu emang aturan kami sih, tapi jadinya dia nggak ngapa-ngapain lagi. Mentok main di playground apartemen terus nonton lagi. “Kan sekarang Sabtu, aku kan memang boleh nonton”

(Baca Pengalaman Konsultasi dengan dr Aman Pulungan)

Ya iya sih tapi nggak seharian juga. Tapi gimana coba saya larangnya, lha emang itu aturannya kan. Satu-satunya cara mendebatnya adalah dengan ngasih kegiatan yang seru. Seperti ke mall (HAHA) atau ya les sesuatulah yang penting ada aktivitas ke luar rumah aja. Kalau di luar rumah dia nggak pernah minta nonton soalnya, sejak detoks gadget, di mobil juga kami strict nggak kasih HP.

Tapi kasih kegiatan apa ya? Tadinya kami mau les Inggris dengan pertimbangan dia nggak jadi TK bahasa Inggris kan. Si Bebe jadinya mau TK di daycare aja demi mengirit uang lol. Cuslah survey ke EF karena di sana ada kelas buat anak 4 tahun, namanya Small Stars (pernah saya bahas di sini) dan kegiatannya kaya playgroup gitu, bermain doang deh. Mewarnai, menggunting, nyanyi-nyanyi, cuma ya full bahasa Inggris.

Sayangnya, nggak ada kelas weekend! Untuk anak 4 tahun cuma ada di Selasa-Kamis jam 2. Untuk anak 5 tahun baru ada kelas weekend. Selain nggak ada yang nganter karena kami kerja ya LHA NGAPAIN? Ini kan tujuannya mencari kegiatan rutin di akhir minggu. Ya banyak sih workshop atau art class gitu semacam di Ganara Art Studio, tapi kami maunya yang rutin dan Bebe belajar sesuatu yang baru.

Ngobrol-ngobrol di group ibu-ibu kampus, tiba-tiba pembahasan mengarah ke les renang anak! Kebetulan di group itu satu temen saya coach renang, satunya malah mantan atlet renang. Jadilah membahas les renang anak di Jakarta mending di mana?

Les renang anak itu pilihannya ada tiga, private, ikut klub renang, atau ikut kelas.

Saya waktu kecil sih les renangnya private karena di kolam renang deket rumah kebetulan ada kelas untuk private renang. Tapi kurang seruuuu. Nggak semangat gitu karena ya berdua aja sama coachnya. Pemanasan aja sendirian, nggak ada teman berbagi suka duka keluh kesah huhu.

Kedua, ikut kelas macam di Rockstar Gym gitu. Dia ada kelas renang kan ya, enak pula latiannya di mall. Cuma saya justru mikir-mikir karena latihannya di mall hahaha.

Nah, waktu kecil itu adik bungsu saya ikut club dan keliatannya seru. Klub renang gini yang biasanya cetak atlet nih. Di Bandung, dia satu klub sama temen kuliah saya yang atlet itu. Latihannya rada militer lol. Makanya diputuskan Bebe ikut klub aja biar sekalian belajarnya beneran sama orang-orang yang cetak atlet meskipun ya nggak mikir Bebe harus jadi atlet juga sih. Klubnya disaranin sama temen saya yang coach renang dan malem itu juga langsung daftar hahahahaha seimpulsif itu.

Beneran disiplin banget lah, begitu dateng harus udah pake baju renang + kacamata + topi renang (kalau rambutnya ganggu dan nggak botak kaya Bebe lol). Masuk ke kolam, di pinggir langsung simpan botol minum dan pelampung. Jadi nggak ada urusan bolak-balik ke ibu minta minum segala.

Sebelum daftar, kami harus trial dulu dan tanya anaknya seneng apa nggak. Kalau nggak seneng nggak perlu daftar katanya. Dan keliatannya mereka nggak terima anak takut air gituloh. Kalau private kan pelatihnya suka membesarkan hati gitu, anak dibujuk-bujuk biar mau berani. Kalau ini, anak nggak berani nyebur ya bye aja nggak usah jadi daftar HAHAHAHA.

Untunglah trial Bebe lancar dan boleh daftar. Saran saya kalau anaknya takut air, dibiasain dulu di air. Soalnya berenangnya langsung di yang dalem dan cuma pake pelampung board. Rada nakutin pasti kalau buat anak yang nggak biasa sama air.



Trial lancar karena saya sounding “nanti kalau di kolam kamu nangis dan ibu-ibuan, kita pulang aja kamu nggak perlu renang lagi”. Pertemuan kedua dan ketiga lancar … karena saya nggak ikut. Yang kedua pas ada Gesi dan Mba Windi di Jakarta jadi kami staycation di hotel. Yang ketiga, kami ada book talk di Grand Indonesia jadi Bebe sama JG juga.

Pertemuan ketiga ini rada traumatis hahahaha.

Bayangkan Bebe dan Aiden itu lari-larian sejak jam 9 pagi di Museum Polri, lanjut main di GI sampai jam 3. Kemudian dia cus ke kolam, di jalan tidur bentar doang karena keburu nyampe. Nyampe kolam eh loh pas yang latian dikit! Jadi biasanya satu pelatih 3-4 anak, ini cuma 2 anak jadi ya 2 jam itu lama banget bolak-baliknya. Bebe sampai nangis karena capek dan akhirnya naik duluan sebelum les selesai HAHAHAHAHA.

Sampai rumah dia ngeluh-ngeluh “ibu, aku tuh capek banget tadi. Appa bilang sekali lagi aja aku nggak kuat, aku mau mandi aja.” Terus-terusan juga bilang kalau lengannya pegel.

MINGGU DEPANNYA YAITU HARI SABTU KEMARIN DIA PUN MOGOK BERENANG.

Padahal dari rumah semangat, sampai mobil tidur, bangun, ganti baju di mobil masih semangat. Turun mobil masih happy tapi minta gendong. Begitu liat kolam, meluk saya kenceng-kenceng dan sembunyiin muka di bahu.

20 MENIT KEMUDIAN … KAMI MASIH MEMBATU DI PINGGIR KOLAM.

Si Bebe itu bukan anak yang bisa dibujuk pake makanan jadi bingung banget sih ngebujuknya. Nggak pernah bisa gitu dibujuk pake es krim atau burger, dan saya ogah ya bujuk les renang doang pake mainan. Intinya dia nangis nggak mau berenang karena takut capek. Kami pun kembali ke mobil.

SETENGAH JAM KEMUDIAN … MASIH DI PARKIRAN.

Karena si Bebe nangisnya nyebelin. Mobil diem nangis, mobil maju dikit mau keluar parkiran nangis. Dia nggak bisa mutusin mau berenang apa nggak karena saya bilang “kalau kamu nggak mau les renang ya udah, kita nggak perlu renang lagi karena untuk apa renang main-main doang. Baju renang dan kacamatanya dikasih aja ke aa (kakak sepupunya)”

KEJER SISTAAAA HAHAHAHAHA.

JG marah dan akhirnya kami keluar parkiran HANYA UNTUK MUTER LAGI KARENA SI BEBE TERIAK-TERIAK “NGGAK MAU PULANG”.

Kenapa diturutin amat tumben? Katanya nggak kalah sama anak tantrum?

Karena ya saya nggak mau termakan omongan diri sendiri juga. Kalau Bebe nggak mau les renang lagi selamanya dan bilang “ya udah aku nggak usah les aja, biar aja kasih semua baju dan kacamatanya” Ya saya nggak mau jugaaaa. Maunya Bebe bisa berenang karena berenang itu skill kehidupan heuhhh. Berenang itu HARUS BISA. Ibunya emang ngomong tidak dijaga jadi repot sendiri.

via GIPHY

Akhirnya kami mendadak mengubah aturan. Enak yaaa jadi orangtua, mengubah-ubah aturan demi kehidupan yang lebih damai hahahahaha. Aturannya adalah, mulai sekarang setiap Sabtu dan Minggu Bebe boleh nonton HANYA KALAU SUDAH LES RENANG. Kalau tidak les maka tidak boleh nonton. Bebe tampaknya oke. Tampaknya karena belum mau ngomong. Pake insting keibuan aja aku sih. *PRET

Balik lagi ke parkiran, saya tunggu di mobil. JG sama Bebe turun berdua dalam kondisi masih nangis. Tapi mau dong les. Selesai les dia happy aja lompat-lompat malah breakdance seperti tidak terjadi apa-apa.

“I HATE YOU!” kata JG … pada saya HAHAHAHA. Karena ya udah fix banget sih Bebe manja sampai nangis kejer karena ibu ikut ke kolam. Kalau ada ibu sih ngomong manja, semua harus sama ibu. Kalau nggak ada ibu dan cuma sama appa sih mandiri banget, semua sendiri, ngomong aja nggak kaya bayi. IBU BIANG KEROK.

Jadi demikian, aturan baru ini sedang kami ulang setiap malam dan disosialisasikan demi Sabtu depan yang damai tanpa drama.

DOAKAN SAKSES YA.

-ast-

PS: Tidak menjawab nama klub secara publik ya kecuali tanyanya lewat DM saya langsung ok. 


LIKE THIS POST? STAY UPDATED!


FOLLOW @annisast ON INSTAGRAM!

3 comments on "Bebe (Mogok) Les Renang"
  1. hihihi namanya juga anak-anak perasaannya suka berubah-ubah :D

    ReplyDelete
  2. fotonya Babe yang diatas lucu pake kacamata renang:) heheh

    ReplyDelete
  3. ahahaha ya ampun ya ampun bebe sama banget sama bayiku, aku khan jadi ada ide, makasiih inspirasinya maak

    ReplyDelete

Hallo! Terima kasih sudah membaca. :) Silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya. :)