-->

Image Slider

Upgrade Selfie-mu dengan Samsung Galaxy J5

on
Monday, September 7, 2015
[SPONSORED POST]



Udah baca dong blog post sebelumnya tentang ponsel baru saya Samsung Galaxy J5. Belum? Baca dulu dong, linknya di bawah ini ya.


Seperti yang saya janjikan, sekarang saya akan bahas tuntas Built-in Front Flash Camera atau kamera depan yang dilengkapi flash Samsung Galaxy J5 yang merupakan salah satu keunggulan ponsel terbaru Samsung ini. Apa kerennya sih?.

Buat saya, ibu-ibu dengan anak yang lagi lucu-lucunya (muji anak sendiri lol), saya seriiingggg banget selfie berdua sama anak. Tiap bengong pasti selfie deh. Tiap ada kesempatan, pasti selfie.




Menyerap Energi Positif dari MLM

on
Friday, September 4, 2015
[BUKAN SPONSORED POST. SUMPAH.] 


Gini, saya dan JG dulu adalah garda depan anti MLM (iyahhh, multi level marketing) sejak zaman dahulu banget. Sebabnya karena sebel, temen lama ngajak silaturahmi, baru ketemu nggak ada basa-basi langsung diprospek. Temen yang lain add Facebook, boro-boro nanya kabar, langsung "ngajak bisnis". GIMANA NGGAK SEBEL?

Karena sebel, semua yang berhubungan sama MLM jadinya negatif ajah. Nggak sekali dua kali lah, nyindir di socmed: "Gimana? Udah dapet kapal pesiar dari MLM?" *taulah ya becandaan model gini*





#tunJukkanmomenmu dengan Samsung Galaxy J5

on
Thursday, September 3, 2015
[POST SPONSORED BY SAMSUNG]



Hola!

Siapa di sini yang suka selfie?! *ngacung tinggi-tinggi* Meskipun jarang di-upload ke social media, saya termasuk yang sering selfie. Apalagi selfie sama anak bayi.

Nah, makanya pas dapet undangan launching Samsung Galaxy J5 saya seneng banget! Kenapa? Salah satunya karena Samsung Galaxy J5 ini punya front flash camera. Wuhuuuu!

Acaranya digelar di Kaffeine, The Foundry No.8, SCBD Lot 8, Jakarta Selatan 25 Agustus lalu. Acaranya seruuu, para bloggers diajak mencoba langsung canggihnya Samsung Galaxy J5. Dari foto dengan cahaya seadanya, foto makanan, sampai foto beauty.




Tantrum Pasti Berlalu ...

on
Wednesday, September 2, 2015

Jadi ternyata nggak semua anak melewati fase tantrum yah. Ada juga yang cuma rewel, merengek-rengek minta gendong. Nggak pake drama tiduran dan guling-guling di lantai Gramedia Grand Indonesia sambil jejeritan minta bola. #truestory #momproblem

Saya sih udah khatam segala tips mengatasi tantrum yang banyak sekali kalau kita googling. Kalau tantrumnya karena lapar atau ngantuk sih gampang. Yang ribet kalau mau sesuatu terus kita nggak mau kasih. Karena ya, hellowww ngapain coba beli bola? Di Gramedia pulak. Random pisan si Bebe. *random menurut ibu keles, aku kan mau bola* *kata Bebe* -_____-

Sebelum lebih jauh, mending lihat dulu infografis yang dibikin Isti karena kalau udah dibikin Isti ngapainlah saya bikin lagi ya kannn. Wasting timeeee. LOL

(Baca artikel parenting Isti di sini)




Review Skin Care Erha Clinic

on
Tuesday, September 1, 2015
[SPONSORED POST]

Kalau mau tanya-tanya bisa follow saya di Instagram @annisast ya. :)


Baca posting sebelumnya:

Iya nihhh, udah sebulan lewat setelah pertama kali pake skin care-nya Erha Clinic, jadi pengen share lagi dan review skin care Erha, gimana hasilnyaaaaa?

Well, saya nggak punya foto before-after sih. Tapi intinya kondisi awal kulit saya adalah tanpa jerawat sama sekali. Satu-satunya keluhan adalah kering sekering gurun. Harus pakai pelembab banyak-banyak karena kalau ga pake, siang di kantor kulit saya akan pecah.

KRAK.

*sound effect*


...

SKIP



Nah, kabar baiknya, setelah pakai Erha selama sebulan terakhir ini, kulit saya nggak kering lagi! Well, tapi step-nya memang banyak sih, alias memang banyak jenis pelembab yang dipakenya.

Waktu kunjungan pertama kali ke dokter Prawindra Irawan itu salahnya memang saya konsultasi di Bandung sih. Di Bandung kondisi kulit saya biasanya lebih baik daripada di Jakarta. Mungkin karena dingin kali ya, jadi lebih supple gitu. Makanya dokternya hanya meresepkan pelembab dengan level kelembaban segitu doang. Nggak tahu dia kalau di Jakarta kulit saya sekering apa. Saya juga dengan oncomnya nggak bilang. *oncom*

Jadilah pas dipake di Jakarta, pelembab itu tetep kurang moist dan kulit saya tetep pecah. HIKSSSS. Saya pakai ini nih selama sekitar 2 minggu: Erha 1 Facial Wash, Erha 4 (pelembab), Erha 7 (sunblock). Terus kalau malem pake CC5 (krim malem).

Sampai kemudian saya ke Erha lagi untuk facial. Curhatlah saya sama terapisnya. Saya cerita soal kulit saya yang kering banget (yang diakui juga sama dia). Terus saya perlihatkan pelembab yang saya pake. Mbaknya kaget.

Karena menurut si mbak terapis, pelembab ini harusnya udah nampol banget. DUH. Berarti emang kulit saya yang kering banget kaannnn. Mana saat pertama pakai itu, 2 minggu pertama kulit wajah megar terkelupas. Megar dan terkelupasnya sih nggak apa-apa, tapi keringnya lebay. Saya rasanya sampai pengen nyelup ke air terus. -_____-

Mbak terapis itu akhirnya menyarankan untuk beli moisturizer tambahan di Erha Apothecary.

Apa itu Erha Apothecary?



Erha Apothecary adalah tempat di mana kita bisa membeli berbagai produk perawatan dari Erha tanpa berkonsultasi langsung dengan dokter. Nama produknya adalah Over The Counter (OTC). Produk OTC Erha ini beragam sekali dari Face Radiance (untuk wajah yang cerah bersinar), Acne Care (perawatan jerawat), Cosmetic Essential (make up), Body Revive (perawatan tubuh), Scalp & Hair Nutrive (perawatan rambut dan kulit kepala), Baby Cuddly (produk perawatan bayi), Mature Restore (perawatan untuk orang tua), dan Erha Nutraceuticals (suplemen).

Sebelum memutuskan ke Apothecary, saya sendiri browsing dulu, kira-kira mau beli apa ya di sana?

Sampai suatu hari saya makan malam di Senayan City dan sekalianlah mampir ke Erha. Sayang, karena sudah malam sekali jadi lupa foto-foto. Tapi di mana-mana Erha Apothecary sama kok interiornya. Ini saya foto di Erha Clinic Bandung.



Di sana saya konsultasi lagi sama mbak penjaganya. Mbak di sini helpful banget dan product knowledge-nya bagus, jadi dia bisa merekomendasikan beberapa produk untuk kulit saya.

Saya juga bawa pelembab saya yang kurang nampol ituh. Mbaknya kaget juga "harusnya pake ini juga udah nggak kering sih bu" Gitu masa katanya. Kulit gue whyyyy? Padahal minum banyak loh. Turunan kali yah soalnya ibu saya juga kulitnya kering banget.

Akhirnya saya beli Erha C serum, Essential Moisturizer, dan Eternalips dengan total harga 360 ribu! Terjangkau banget kan. Ini urutan regime-nya.



Untuk yang dari dokter karena bergantung hasil konsultasi, saya nggak bisa saranin apa-apa. Jadi saya review lengkap yang dari Apothecary aja ya.

Erha C Serum

review serum erha

Dipakai setelah cuci muka. Teksturnya cair tapi nggak cair banget, masih agak lengket lah.

Pros:
+ Kulit wajah jadi super moist! Saya mikirnya justru serum ini yang berpengaruh banyak sama kecerahan dan kekinclongan kulit saya sekarang. :D
+ Pelembab jadi lebih terserap dan lebih stay. Sebelum pakai ini, pelembab rasanya cuma nempel di atas kulit doang.
+ Awet banget, a little goes a long way. Dua kali pump udah bisa seluruh wajah plus leher depan belakang.
+ Botolnya pump jadi nggak gampang tumpah,

Cons:
- Baunya nggak enak banget. :( Kaya bau obat?

Essential Moisturizer



Ini yang disarankan mbak-mbak Apothecary waktu saya curhat kulit kering. Saya mah iya-iya aja, ya percayalaaahh. Ternyata kece beneran.

Sebulan setelah pakai, saya iseng coba nggak pakai pelembab yang dari dokter, jadi pakai moisturizer yang beli di Apothecary aja, normaaall. Nggak kering lagi meskipun nggak pakai pelembab yang dari dokter. Horeee!

Jadi intinya jangan takut ketergantungan. Alhamdulillah saya sih cocok pakai produk Erha baik yang dari dokter maupun yang Apothecary.

Pros:
+ Moisturizing well. Apalagi kalau sebelumnya pakai serum dulu.
+ Irit juga. Pump sekali bisa seluruh muka dan leher depan belakang.
+ Pump bottle, praktis.
+ Nggak ada bau/wanginya.

Cons:
- Nggak ada. :)

Eternalips

review skin care erha

Untuk Eternalips sendiri ini saya sukaaaaa. Dia semacam petroleum jelly gitu yang melembabkan bibir. Jadi pas habis facial, mbak terapis mengoleskan sesuatu ke bibir saya. LOH KOK ENAK YA?

Langsung saya tanya itu apa? Dijual bebas nggak?

Itu ternyata adalah Eternalips dan dijual bebas di Apothecary dengan harga 90ribuan. Enaakk banget bibir jadi lembut. Waktu pertama kali ke Apothecary, ini yang langsung saya beli.

Minusnya? Nggak ada. Hahahaha. Beneran enak banget. Kaya petroleum jelly dengan versi higienis karena nggak perlu dicolek-colek pake jari kan. :D

Ini tekstur ketiganya:



*

Dan yaaaaa setelah setiap hari pake regime ini, kulit saya akhirnya nggak kering lagi wuhuuuu. Malah terlihat lebih cerah. Ini saya agak nggak sadar sih awalnya tapi pas dilihat-lihat kok alis gue menghitam ya?

OH BUKAN ALISNYA YANG MENGHITAM. Tapi wajahnya yang jadi cerah! Yay! Malah saya sekarang udah nggak selalu gambar alis lagi loh karena alisnya sekarang jadi terlihat. Sebelumnya nggak kelihatan, alis saya tipis dan kecoklatan, mepet warnanya sama warna kulit jadi kaya yang botak.

Senang! :D

Itu review skin care Erha dari pengalaman saya. Semoga berguna ya!

-ast-