Ngajarin values ke anak itu emang susah-susah gampang ya. Sering sekali kan kita liat ibu-ibu yang ngeluh "anakku kenapa ya suka mukul temennya, padahal udah dikasihtahu nggak boleh". I've been there!
Kenapa sih si Bebe suka dorong temennya padahal udah berkali-kali dibilang nggak boleh dorong. Kenapa sih suka gini dan suka gitu padahal udah berkali-kali dibilang nggak boleh gini nggak boleh gitu.
Sebagai ibu-ibu yang masih pakai kata larangan, saya akhirnya "menemukan" cara sendiri biar si Bebe nggak mengulang apa yang dilarang. Saya dan JG sebenernya jarang sekali larang Bebe, mau dia naik meja, jungkir balik, naro mobil-mobilan di freezer atau apapun, nggak pernah dilarang.
Yang benar-benar dilarang itu cuma:
1. Bahaya dan membahayakan orang lain (termasuk dorong dan pukul anak lain)
2. Tidak sopan
3. Melanggar peraturan
4. Berhubungan dengan kesehatan
Tipsnya, kami mengkategorikan dunia jadi dua: BAIK dan TIDAK BAIK. Biarlah dia belajar yang abu-abu nanti aja ya kalau udah gedean.
(Baca: Mendefinisikan Nakal)
Yang harus diulang terus adalah: Bebe anak baik dan harus selalu jadi anak baik.
Pencuri yang mengambil iPad serta kamera tidak baik, orang tidak pakai helm naik motor itu tidak baik, memukul anak lain tidak baik, mendorong anak lain tidak baik, merokok itu tidak baik, tidak duduk di carseat itu tidak baik, makan permen banyak-banyak itu tidak baik, dan sebagainya dan seterusnya.
Pun dengan versi positif. Anak yang mau minta maaf itu anak baik, anak yang main bersama dan mau berbagi anak baik, anak yang senang makan sayur dan buah itu anak baik, dan sebagainya dan seterusnya.
Jangan lupa pake gesture jempol dan jempol terbalik. Good dan not good. Jadi lebih gampang ngasihtahunya plus gampang juga kasih alasan!
(Baca: 5 Hal yang Tidak Perlu Dikatakan Pada Balita)
Karena namanya balita ya, kita bilang "Be, jangan dorong si A dong dia kan masih kecil". Entah didengerin entah nggak, malah nanya balik "kenapa nggak boleh?"
"Karena mendorong teman itu tidak baik, kamu anak baik kan? Jangan dorong dia lagi ya!" pasti dia ngangguk.
Dan ya seperti biasa, lakukan berulang-ulang sampai dia bisa mengkategorikan sendiri. Karena kategorinya cuma dua, dia pasti langsung ngeh kok. Kaya misal liat coretan vandal di dinding, dia bisa komen "ibu, itu orang coret-coret di dinding, not good!" Begitu.
Oiya kemarin juga ditanya ini di Instagram:
Nah kalau anak udah ngerti baik dan tidak baik, ini lebih mudah. Anak baik tidak menganggu temannya, anak yang membuat anak lain menangis itu anak tidak baik. Gitu aja kok. Makanya tiap Bebe minta maaf karena dia misal mukul gitu, saya nggak puji karena dia minta maaf tapi diingatkan kalau dia tetap tidak baik karena sudah memukul.
"Ibu maafkan tapi memukul itu tetap tidak baik. Harus jadi anak baik kan?"
Ini gampaaaanggg sekali penerapannya dan ya, buat Bebe sih ini berhasil banget. Jadi tumben nih pendek tulisannya hahahaha. Jangan lupa komen dan share ya! (ala YouTubers lol)
-ast-












